Trump Bagikan Video AI tentang Gaza Berubah Jadi Pantai Mewah, Tuai Hujatan
Kamis, 27 Februari 2025 - 07:49 WIB
loading...
A
A
A
Komentarnya dikutuk di seluruh dunia sebagai usulan pembersihan etnis, dan negara-negara Arab berlomba-lomba untuk menyetujui rencana rekonstruksi tandingan dan menangkal potensi intervensi AS dalam konflik tersebut.
Reaksi terhadap video dari para pengikut pro-Trump di Truth Social sangat negatif, dengan ribuan orang meminta presiden untuk menghapus video tersebut dalam beberapa jam setelah diunggah.
Berikut beragam kecaman para pengguna media sosial atas video AI tersebut.
"Iklan macam apa ini?!" tanya seorang pengguna media sosial.
"Saya mendukung Anda Trump, tetapi inspirasi patung emas seperti Tuhan yang berdiri di kota metropolitan yang dibangun di atas kuburan puluhan ribu anak-anak dan wanita yang (kebanyakan) dibunuh ini sakit," tulis pengguna media sosial lainnya.
Ada juga yang berkomentar: "Anda harus menghapus video ini dan meminta maaf kepada Palestina, dan orang-orang baik di dunia yang telah menyaksikan genosida selama lebih dari setahun."
"Memposting ini merendahkan Anda sebagai manusia, sebagai Presiden negara kita, dan kita semua sebagai rakyat Amerika," tulis seorang pengguna media sosial asal AS.
"Lebih dari itu, ini mempermalukan dan merendahkan semua orang di Timur Tengah. Ini memalukan dan bejat," paparnya.
Reaksi terhadap video dari para pengikut pro-Trump di Truth Social sangat negatif, dengan ribuan orang meminta presiden untuk menghapus video tersebut dalam beberapa jam setelah diunggah.
Berikut beragam kecaman para pengguna media sosial atas video AI tersebut.
"Iklan macam apa ini?!" tanya seorang pengguna media sosial.
"Saya mendukung Anda Trump, tetapi inspirasi patung emas seperti Tuhan yang berdiri di kota metropolitan yang dibangun di atas kuburan puluhan ribu anak-anak dan wanita yang (kebanyakan) dibunuh ini sakit," tulis pengguna media sosial lainnya.
Ada juga yang berkomentar: "Anda harus menghapus video ini dan meminta maaf kepada Palestina, dan orang-orang baik di dunia yang telah menyaksikan genosida selama lebih dari setahun."
"Memposting ini merendahkan Anda sebagai manusia, sebagai Presiden negara kita, dan kita semua sebagai rakyat Amerika," tulis seorang pengguna media sosial asal AS.
"Lebih dari itu, ini mempermalukan dan merendahkan semua orang di Timur Tengah. Ini memalukan dan bejat," paparnya.
Lihat Juga :