Trump Bagikan Video AI tentang Gaza Berubah Jadi Pantai Mewah, Tuai Hujatan
Kamis, 27 Februari 2025 - 07:49 WIB
loading...
A
A
A
Yang lainnya menyuarakan keberatan terkait agama.
"Mengerikan sekali! Patung emas itu menakutkan. Mengingatkan saya pada Antikristus. Tolong jangan lupa bahwa ini tidak menyenangkan Tuhan," tulis seorang pengguna sosial.
"Ini terasa salah dan benar-benar membuat saya muak. Saya telah mendukung Anda sejak hari ke-1 tetapi ini kotor. Tidak ada Tuhan dalam hal ini," imbuh pengguna media sosial yang mengaku pendukung Trump.
Video ini muncul beberapa pekan setelah Trump menyampaikan niatnya untuk mengambil alih Gaza dengan memindahkan para penduduk Palestina ke negara Arab lainnya. Gagasan ini ditentang komunitas Arab, namun didukung Israel.
Juru bicara dan anggota Biro Politik Hamas Basen Naim turut mengecam video yang dibagikan Trump tersebut.
"Sayangnya, Trump sekali lagi mengusulkan ide-ide yang tidak memperhitungkan budaya dan kepentingan rakyat," katanya kepada Newsweek, Kamis (27/2/2025).
"Rakyat Gaza menantikan hari ketika mereka melihat Gaza dibangun kembali, bangkit kembali secara ekonomi, dan membangun masa depan yang lebih baik bagi anak-anaknya, tetapi ini tidak dapat berhasil di dalam penjara besar," paparnya.
"Kami tidak berjuang untuk memperbaiki kondisi penjara, tetapi untuk menyingkirkan penjara dan sipirnya," imbuh dia, merujuk pada pendudukan Israel.
"Mengerikan sekali! Patung emas itu menakutkan. Mengingatkan saya pada Antikristus. Tolong jangan lupa bahwa ini tidak menyenangkan Tuhan," tulis seorang pengguna sosial.
"Ini terasa salah dan benar-benar membuat saya muak. Saya telah mendukung Anda sejak hari ke-1 tetapi ini kotor. Tidak ada Tuhan dalam hal ini," imbuh pengguna media sosial yang mengaku pendukung Trump.
Video ini muncul beberapa pekan setelah Trump menyampaikan niatnya untuk mengambil alih Gaza dengan memindahkan para penduduk Palestina ke negara Arab lainnya. Gagasan ini ditentang komunitas Arab, namun didukung Israel.
Juru bicara dan anggota Biro Politik Hamas Basen Naim turut mengecam video yang dibagikan Trump tersebut.
"Sayangnya, Trump sekali lagi mengusulkan ide-ide yang tidak memperhitungkan budaya dan kepentingan rakyat," katanya kepada Newsweek, Kamis (27/2/2025).
"Rakyat Gaza menantikan hari ketika mereka melihat Gaza dibangun kembali, bangkit kembali secara ekonomi, dan membangun masa depan yang lebih baik bagi anak-anaknya, tetapi ini tidak dapat berhasil di dalam penjara besar," paparnya.
"Kami tidak berjuang untuk memperbaiki kondisi penjara, tetapi untuk menyingkirkan penjara dan sipirnya," imbuh dia, merujuk pada pendudukan Israel.
(mas)
Lihat Juga :