5 Fakta Kartu Emas Trump Senilai Rp81,8 Miliar, dari Hanya untuk Orang Kaya hingga Ajang Pencucian Uang

Kamis, 27 Februari 2025 - 01:10 WIB
loading...
A A A
Trump mengatakan pemerintahannya akan memberikan informasi lebih rinci dalam dua minggu, saat visa akan mulai dijual.

4. Sudah Lazim di Banyak Negara

Ya, apa yang disebut "visa emas" umum di seluruh dunia, termasuk di negara-negara Uni Eropa seperti Spanyol dan Yunani. Di beberapa negara, seperti Malta, Mesir, dan Yordania, pemohon asing bahkan dapat memperoleh kewarganegaraan secara langsung melalui investasi.

Program "paspor emas" ini paling kompetitif di Karibia, dengan negara-negara seperti Dominika, Granada, dan St. Kitts dan Nevis menetapkan biaya serendah USD200.000-USD300.000.

Meskipun kartu emas AS kemungkinan besar akan sangat diminati, kartu ini mungkin memiliki kekurangan unik karena membuat pemegangnya harus membayar pajak AS, "di mana pun mereka berada di dunia dan di mana pun aset mereka berada", kata Surak.

"Namun, kebanyakan orang yang sangat kaya akan mengatur kekayaan mereka agar tidak terbebani oleh pajak tersebut," tambahnya, dilansir Al Jazeera.

5. Kerap Menjadi Ajang Pencucian Uang

Mengapa visa emas kontroversial? Secara umum, program visa emas kontroversial karena dapat menarik individu yang ingin menggunakannya untuk pencucian uang atau penipuan, dan juga dapat menaikkan biaya perumahan di kota-kota besar.

Kekhawatiran ini telah menyebabkan beberapa negara Eropa, termasuk Inggris, Belanda, dan Yunani, mencabut program visa emas mereka dalam beberapa tahun terakhir, menurut Bloomberg.

Rencana visa emas Trump dapat menghadapi lebih banyak kontroversi jika ia mencoba untuk mendorongnya tanpa persetujuan Kongres, yang menurutnya tidak perlu.

Kongres bertanggung jawab untuk menentukan kualifikasi kewarganegaraan dan, di masa lalu, mengesahkan program EB-5 yang menurut Trump akan diakhirinya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
Heboh! Polisi Geledah...
Heboh! Polisi Geledah Rumah Eks Wamen, 375 Kg Emas Batangan Ditemukan
Mengapa Bangladesh Sita...
Mengapa Bangladesh Sita Harta Mantan PM Sheikh Hasina Rp112 Triliun? Ini Duduk Perkaranya
Rekomendasi
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
Airlangga Bertolak ke...
Airlangga Bertolak ke Shanghai Tanda Tangani Pendirian WAICO
KM Nurul Salsa Tenggelam...
KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Pulau Polassi Sulsel: 1 Meninggal dan 23 Hilang
Berita Terkini
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Infografis
Unit Khusus Israel Menjarah...
Unit Khusus Israel Menjarah Emas Senilai Rp414 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved