5 Fakta Kartu Emas Trump Senilai Rp81,8 Miliar, dari Hanya untuk Orang Kaya hingga Ajang Pencucian Uang

Kamis, 27 Februari 2025 - 01:10 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Efisiensi Tanpa Henti, Menggelorakan Revolusi Sayap Kanan

2. Kartu Emas Hanya untuk Orang yang Punya Uang

"Orang-orang yang punya uang," kata Trump, tanpa menyebutkan persyaratan penciptaan lapangan kerja apa pun.

Namun, semua pemohon akan menjalani pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan mereka adalah "warga global kelas dunia yang luar biasa", menurut Lutnick.

Ketika ditanya apakah orang Rusia yang kaya dapat memenuhi syarat, Trump menjawab, "Mungkin. Saya kenal beberapa oligarki Rusia yang merupakan orang-orang yang sangat baik."

Tidak ada batasan yang jelas untuk program tersebut, dengan Trump menyarankan pemerintah dapat menjual 10 juta visa untuk membantu mengurangi defisit nasional.

Program tersebut akan muncul saat pemerintahan Trump melanjutkan tindakan keras terhadap imigran tidak berdokumen, yang telah dijanjikan Trump untuk dideportasi secara massal.

3. Visa Termahal di Dunia

Sekitar USD5 juta per aplikasi.

Ini akan menjadikannya "opsi visa emas termahal di dunia," menurut Kristin Surak, profesor madya sosiologi politik di London School of Economics.

"Tetapi masih akan ada permintaan untuk ini jika jalurnya cepat dan lancar," kata Surak kepada Al Jazeera. "Anehnya, Trump sangat meremehkan apa yang ditawarkan AS."

Pemegang kartu hijau saat ini – termasuk mereka yang merupakan penerima manfaat dari inisiatif EB-5 – biasanya harus tinggal sebagai penduduk tetap yang sah di AS selama lima tahun sebelum mereka memenuhi syarat untuk mendapatkan kewarganegaraan.

Tidak jelas apakah pemegang visa kartu emas harus menunggu lebih sedikit untuk mendapatkan kewarganegaraan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
Wabah Parasit di Michigan...
Wabah Parasit di Michigan Meluas, Lebih dari 3.300 Orang Terinfeksi
Hubungan yang Unik,...
Hubungan yang Unik, Menlu Iran Kunjungi Qatar Setelah Militernya Serang Doha
Rekomendasi
KM Nurul Salsa Tenggelam...
KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Pulau Polassi Sulsel: 1 Meninggal dan 23 Hilang
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
Berita Terkini
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Infografis
5 Fakta Unik PON XX...
5 Fakta Unik PON XX Papua 2021, dari Keamanan hingga Noken
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved