3 Alasan Rusia Kini Didukung AS untuk Melawan Ukraina

Kamis, 27 Februari 2025 - 03:30 WIB
loading...
A A A
Para diplomat Eropa mengajukan teks yang lebih rinci, menyalahkan Rusia atas invasi skala penuhnya, dan mendukung kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina.

Baca Juga: Efisiensi Tanpa Henti, Menggelorakan Revolusi Sayap Kanan

2. Ingin Segera Mengakhiri Perang Ukraina

Melansir NPR, Presiden AS Donald Trump terus bersikukuh dengan pernyataan bahwa ia ingin mengakhiri perang di Ukraina, meskipun tidak jelas apakah mitranya dari Rusia memiliki pandangan yang sama tentang bagaimana hal itu dapat terjadi.

"Sudah saatnya untuk mengakhiri pertumpahan darah ini dan memulihkan perdamaian, dan saya pikir kita akan melakukannya," kata Trump pada hari Senin.

Trump bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Gedung Putih untuk membahas perang di Ukraina, sebuah langkah yang diambil saat negara itu menandai tiga tahun konflik habis-habisan dengan Rusia.

Saat berbicara kepada wartawan selama kunjungan Macron, Trump mengatakan ia yakin Presiden Rusia Vladimir Putin akan menerima pasukan penjaga perdamaian Eropa di Ukraina sebagai bagian dari kesepakatan potensial untuk mengakhiri perang, dengan menyatakan bahwa ia telah menanyakan pertanyaan itu kepada pemimpin Rusia tersebut.

Namun, Putin mengatakan pada hari Senin bahwa ia belum membahas penyelesaian konflik di Ukraina secara rinci dengan Trump, dan begitu pula tim negosiasi Rusia dan Amerika ketika mereka bertemu minggu lalu di Arab Saudi.

Dalam pernyataan yang disiarkan di televisi pemerintah, Putin juga mengatakan Rusia tidak mengesampingkan kemungkinan negara-negara Eropa berpartisipasi dalam penyelesaian perdamaian.

Putin dan pejabat senior Rusia sebelumnya telah mengindikasikan bahwa mereka tidak akan menerima pasukan Barat di Ukraina.

Trump dan Putin berbicara selama lebih dari satu jam awal bulan ini. Percakapan itu mendahului pembicaraan yang berlangsung di Arab Saudi. Ukraina hanya menjadi pihak luar yang melihat ke dalam.

3. Ingin Bekerja Sama di Bidang Ekonomi

Ekonomi Rusia yang terlalu panas berada di ambang pendinginan yang serius, karena stimulus fiskal yang besar, suku bunga yang melonjak, inflasi yang sangat tinggi, dan sanksi Barat memakan korban, tetapi setelah tiga tahun perang, Washington mungkin telah memberikan Moskow tali penyelamat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
4 Alasan Rakyat AS Marah...
4 Alasan Rakyat AS Marah Besar atas Kematian 2 Tentara dan Kegagalan Melawan Iran
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap Psikologi Presiden Trump Lebih Penting Dibandingkan Biaya Politik
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
Viral! Momen Pemain...
Viral! Momen Pemain Argentina Tolak Jabat Tangan Trump di Podium Final Piala Dunia 2026
Ngeri, Mayat Korban...
Ngeri, Mayat Korban Kartel Digantung di Jembatan Meksiko Jelang Final Piala Dunia
Trump Tuduh Rusia Ikut...
Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!
Rekomendasi
Heboh Kipas Angin Rp1,8...
Heboh Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes, KPK Ingatkan Pengadaan Barang Titik Rawan Korupsi
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
57% Generasi Produktif...
57% Generasi Produktif di Pemilu 2029, Perindo Dorong Sinergi KPU dan Partai Perkuat Pendidikan Pemilih
Berita Terkini
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved