Donald Trump Jual Kartu Emas Rp81,6 Miliar bagi Orang Asing untuk Jadi Warga AS

Rabu, 26 Februari 2025 - 08:19 WIB
loading...
Donald Trump Jual Kartu...
Presiden Donald Trump umumkan AS akan menjual kartu emas seharga lebih dari Rp81,6 miliar. Kartu ini menjadi jalur bagi warga asing yang kaya untuk menjadi warga negara AS. Foto/Screengrab video CBS News
A A A
WASHINGTON - Presiden Donald Trump mengatakan Amerika Serikat (AS) akan mulai menjual "gold card (kartu emas)" seharga USD5 juta (lebih dari Rp81,6miliar). Kartu ini menawarkan jalur menuju kewarganegaraan Amerika bagi orang asing.

Trump mengumumkan kartu tersebut—yang dia samakan dengan green card (kartu hijau) AS tetapi dengan tingkat kecanggihan yang lebih tinggi—di Oval Office pada hari Selasa waktu Washington.

“Ini adalah jalan menuju kewarganegaraan bagi orang-orang [asing], dan pada dasarnya orang-orang kaya atau orang-orang dengan bakat hebat,” katanya, yang dilansir AFP, Rabu (26/2/2025).

Baca Juga: Donald Trump Minta Ukraina Kembalikan Uang Bantuan AS

“Kami akan menetapkan harga untuk kartu ini sekitar USD5 juta dan itu akan memberi Anda hak istimewa kartu hijau-plus,” imbuh Trump.

“Mereka akan kaya dan sukses, dan mereka akan menghabiskan banyak uang dan membayar banyak pajak serta mempekerjakan banyak orang. Dan kami pikir ini akan sangat sukses dan belum pernah dilakukan sebelumnya seperti ini," paparnya.

Trump mengatakan dia mengharapkan inisiatif tersebut akan diluncurkan dalam dua minggu ke depan, dan memperkirakan pemerintah akan menjual lebih dari 1 juta kartu, yang akan membantu mengurangi utang nasional.

“Satu juta kartu akan bernilai USD5 triliun,” katanya.

“Dan jika Anda menjual 10 juta kartu, totalnya menjadi USD50 triliun. Kami memiliki utang USD35 triliun. Itu akan bagus, jadi kita lihat saja nanti," paparnya.

Ketika ditanya apakah seorang oligarki Rusia akan memenuhi syarat untuk mendapatkan kartu, Trump berkata “mungkin”.

“Saya kenal beberapa oligarki Rusia yang merupakan orang-orang yang sangat baik,” katanya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
Babak Pertama: Arab...
Babak Pertama: Arab Saudi vs Cape Verde Imbang Tanpa Gol, Blue Sharks Sementara di Jalur Lolos
Babak Pertama: Uruguay...
Babak Pertama: Uruguay vs Spanyol, Blunder Muslera Bawa La Furia Roja Unggul 1-0
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
Berita Terkini
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Tolak Rencana Israel Menyerang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved