Donald Trump: Putin Memperlakukan Kami dengan Sangat Hormat
Selasa, 25 Februari 2025 - 12:42 WIB
loading...
A
A
A
"Ya, beberapa perusahaan kami saling berhubungan dan sedang membahas proyek-proyek tersebut," kata Putin tanpa menjelaskan lebih lanjut.
Putin menambahkan bahwa Moskow siap bekerja sama dengan Washington dalam mengembangkan endapan mineral tanah langka, termasuk yang ada di Donetsk dan Luhansk, Kherson dan Zaporizhzhia—empat wilayah yang sebelumnya bagian dari Ukraina.
Pada saat yang sama, dia mencatat bahwa kesepakatan mineral tanah langka yang sedang dinegosiasikan pemerintahan Trump dengan Kyiv "tidak menjadi perhatian" Moskow, karena nilai sebenarnya dari endapan mineral Ukraina masih belum pasti.
Putin mengatakan komunikasi langsungnya dengan Trump, bersama dengan pertemuan di Riyadh, sejauh ini difokuskan pada "peningkatan tingkat kepercayaan" antara kedua negara.
Menurut Putin, Trump "bertindak lugas dan tanpa rasa malu."
"Dia berada dalam posisi yang unik: dia tidak hanya mengatakan apa yang dia pikirkan, dia mengatakan apa yang dia inginkan. Itulah hak istimewa menjadi pemimpin salah satu negara adidaya besar," imbuh Putin.
Putin menambahkan bahwa Moskow siap bekerja sama dengan Washington dalam mengembangkan endapan mineral tanah langka, termasuk yang ada di Donetsk dan Luhansk, Kherson dan Zaporizhzhia—empat wilayah yang sebelumnya bagian dari Ukraina.
Pada saat yang sama, dia mencatat bahwa kesepakatan mineral tanah langka yang sedang dinegosiasikan pemerintahan Trump dengan Kyiv "tidak menjadi perhatian" Moskow, karena nilai sebenarnya dari endapan mineral Ukraina masih belum pasti.
Putin mengatakan komunikasi langsungnya dengan Trump, bersama dengan pertemuan di Riyadh, sejauh ini difokuskan pada "peningkatan tingkat kepercayaan" antara kedua negara.
Menurut Putin, Trump "bertindak lugas dan tanpa rasa malu."
"Dia berada dalam posisi yang unik: dia tidak hanya mengatakan apa yang dia pikirkan, dia mengatakan apa yang dia inginkan. Itulah hak istimewa menjadi pemimpin salah satu negara adidaya besar," imbuh Putin.
(mas)
Lihat Juga :