Apakah Israel Akan Lenyap di 2026?
Selasa, 25 Februari 2025 - 15:20 WIB
loading...
Israel akan lenyap pada 2026. Foto/X/@VividProwess
A
A
A
GAZA - Ramalam bahwa Israel akan lenyap dari muka bumi pada 2026 justru muncul dari politikus Zionis, Avigdor Lieberman. Itu dikarenakan Israel terus menebar konflik sehingga memicu permusuhan dan kebencian terhadap bangsa Yahudi.
Selalu berkhianat dan tidak dapat dipercaya juga melekat pada identitas Israel dalam diplomasi dengan berbagai negara. Sebagai negara penindas bangsa Palestina, Israel mendapatkan banyak kutukan dari banyak negara.
Leiberman mengecam manajemen pemerintah saat ini atas perang di Jalur Gaza dan kegagalannya untuk mencegah serangan pada 7 Oktober.
Dalam sebuah wawancara yang diterbitkan oleh Maariv, Lieberman mengatakan bahwa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memimpin Israel menuju kehancuran, seraya menambahkan bahwa satu-satunya tujuan Netanyahu adalah untuk tetap berkuasa selama mungkin.
Baca Juga: Hamas Siap Serahkan Gaza ke Badan Palestina, Asalkan...
Selalu berkhianat dan tidak dapat dipercaya juga melekat pada identitas Israel dalam diplomasi dengan berbagai negara. Sebagai negara penindas bangsa Palestina, Israel mendapatkan banyak kutukan dari banyak negara.
Apakah Israel Akan Lenyap di 2026?
1. Netanyahu Memimpin Israel Menuju Kehancuran
Pemimpin partai Yisrael Beiteinu Avigdor Lieberman mengklaim bahwa jika koalisi yang berkuasa saat ini dan Knesset berlanjut hingga 2026, Israel tidak akan ada.Leiberman mengecam manajemen pemerintah saat ini atas perang di Jalur Gaza dan kegagalannya untuk mencegah serangan pada 7 Oktober.
Dalam sebuah wawancara yang diterbitkan oleh Maariv, Lieberman mengatakan bahwa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memimpin Israel menuju kehancuran, seraya menambahkan bahwa satu-satunya tujuan Netanyahu adalah untuk tetap berkuasa selama mungkin.
Baca Juga: Hamas Siap Serahkan Gaza ke Badan Palestina, Asalkan...
2. Israel Menghadapi Berbagai Krisis
Lieberman juga menyatakan bahwa Israel menghadapi ancaman eksistensial dan krisis politik, ekonomi, dan keamanan multidimensi yang paling signifikan sejak berdirinya negara itu.Lihat Juga :