Ketakutan Diancam Bom, American Airlines Pembawa 214 Orang Dikawal Jet Tempur

Senin, 24 Februari 2025 - 10:24 WIB
loading...
Ketakutan Diancam Bom,...
Penerbangan American Airlines yang membawa 214 orang dari AS ke India dikawal jet tempur dan dialihkan ke Roma. Sebab, pesawat itu mendapat ancaman bom. Foto/Aeronautica Militare
A A A
ROMA - Sebuah penerbangan American Airlines dari Bandara Internasional John F Kennedy, Amerika Serikat (AS), ke bandara Delhi, India, terpaksa dialihkan ke Roma, Italia, setelah mendapat ancaman bom di dalam pesawat.

Sebanyak 214 orang—199 penumpang dan 15 awak—di American Airlines Penerbangan 292 mengalami hampir 15 jam terjebak di pesawat akibat ketakutan tersebut pada hari Minggu.

Penerbangan itu hanya berjarak dua jam dari tujuannya ketika pesawat itu tiba-tiba berbalik arah di atas negara Asia Tengah; Turkmenistan, karena "kemungkinan masalah keamanan," kata pihak maskapai.

Pesawat itu akhirnya dikawal oleh jet tempur Italia dan penerbangannya dialihkan ke Roma.

Baca Juga: Terungkap, Ini Penyebab Tabrakan American Airlines vs Helikopter Black Hawk Tewaskan 67 Orang

Para penumpang mengatakan tanda pertama yang mereka lihat bahwa ada sesuatu yang salah adalah ketika kapten pilot mengumumkan "pengalihan rute karena masalah keamanan", sebelum pesawat itu berbelok tajam 180 derajat dari ibu kota India dan kembali ke Eropa.

"Saya merasa sedikit panik, OK, apa yang terjadi di sini?" kata penumpang bernama Neeraj Chopra, yang bepergian dari rumahnya di Detroit, Michigan, untuk mengunjungi keluarga di India, kepada Associated Press (AP), Senin (24/2/2025).

Pesawat itu dialihkan karena kemungkinan ada bom di dalamnya, kata Angkatan Udara Italia.

Gambar-gambar yang mencengangkan di media sosial menunjukkan Boeing 787-9 Dreamliner itu dibuntuti oleh dua jet tempur Eurofighter Typhoon Italia.

Secara total, penumpang terjebak di udara selama 14 jam dan 45 menit sebelum akhirnya mendarat di Bandara Leonardo da Vinci di Roma.

Belum diketahui apakah ancaman bom yang membuat para penumpang tersebut ketakutan terbukti atau tidak.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
AS-Iran Saling Serang,...
AS-Iran Saling Serang, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Jumpa Jepang, Argentina Ditantang Cape Verde
Berita Terkini
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved