Gedung Putih: Kesepakatan Perdamaian Ukraina dan Rusia Akan Terwujud dalam Beberapa Hari

Minggu, 23 Februari 2025 - 16:16 WIB
loading...
A A A
Pemerintahan Trump telah berupaya mendapatkan 50% saham di deposit mineral tanah jarang Ukraina, yang dilaporkan bernilai sekitar USD500 miliar, sebagai imbalan atas dukungan militer dan ekonomi AS yang berkelanjutan. Namun, Vladimir Zelensky dari Ukraina telah menolak tawaran awal tersebut, dengan alasan kekhawatiran atas kurangnya jaminan keamanan konkret dari AS.

Komentar Leavitt juga muncul setelah pembicaraan tingkat tinggi antara diplomat AS dan Rusia di Arab Saudi, yang bertujuan untuk memulihkan hubungan bilateral dan membuka jalan bagi pertemuan puncak Trump-Putin dan penyelesaian konflik Ukraina. Negosiasi tersebut secara khusus mengecualikan perwakilan Ukraina dan Uni Eropa.

Berbicara di Konferensi Aksi Politik Konservatif pada hari Sabtu, Trump mengatakan bahwa ia yakin bahwa "kita cukup dekat" dengan kesepakatan mengenai Ukraina.

Rusia telah mengesampingkan pembekuan konflik, bersikeras bahwa mereka menginginkan penyelesaian krisis secara permanen. Moskow telah mengatakan bahwa hal ini dapat terjadi jika Ukraina berkomitmen pada netralitas, demiliterisasi, denazifikasi, dan mengakui realitas teritorial di lapangan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Trump Semprot Tuchel:...
Trump Semprot Tuchel: Kane Kok Jadi Bek?
AS Bombardir Jembatan...
AS Bombardir Jembatan Bandar-e Khamir Iran, Korban Tewas Bertambah Jadi 7 Orang
Kerap Cekcok, PM Spanyol...
Kerap Cekcok, PM Spanyol Sanchez dan Trump Bakal Hadiri Final Piala Dunia
Rekomendasi
Dari Medan hingga Jakarta,...
Dari Medan hingga Jakarta, Keseruan Nobar Piala Dunia 2026 Bersama BRI Satukan Kita!
Mengenal Slavko Vincic,...
Mengenal Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
JPO Tendean Bakal Dibangun...
JPO Tendean Bakal Dibangun Lagi, Jangka Pendek Bikin Zebra Cross
Berita Terkini
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved