5 Fakta Penjara Raksasa di El Salvador, dari Dihuni Psikopat hingga Sipir Selalu Bertopeng agar Tak Dikenal

Minggu, 23 Februari 2025 - 15:09 WIB
loading...
A A A
Penjaga berkerudung mengawasi dari atas, dengan senjata di tangan.

4. Tidak Ada Kasur hingga Piring

Di bawah, para tahanan naik ke ranjang bertingkat empat tempat mereka tidur. Tanpa kasur atau seprai, mereka harus berbaring di atas logam polos.

Mereka memakan makanan yang diberikan - nasi, kacang-kacangan, telur rebus, atau pasta - dengan tangan mereka.

"Perkakas apa pun dapat [dibentuk menjadi] senjata mematikan," jelas sang direktur.

Tidak ada yang lain di dalam tiga dinding semen sel itu selain dua wastafel untuk narapidana untuk mencuci dan dua toilet, yang harus digunakan narapidana di tempat yang terlihat oleh semua orang.

Dan tidak ada yang bisa dilakukan selain menyaksikan waktu berlalu.

Narapidana hanya boleh meninggalkan sel-sel ini selama 30 menit sehari untuk berolahraga - hanya menggunakan berat badan mereka sendiri - di koridor tengah Blok 3, yang merupakan tempat yang boleh dikunjungi oleh kelompok jurnalis kami.

Ada tujuh blok lain seperti ini di dalam kompleks yang sangat besar itu, yang luasnya setara dengan tujuh stadion sepak bola.

Kompleks itu dikelilingi oleh dua pagar berlistrik dan dua dinding beton bertulang, dan dijaga oleh 19 menara.

5. Menampung 40.000 Tahanan

Menurut pemerintah, Cecot dapat menampung hingga 40.000 narapidana.

Namun, tidak jelas berapa banyak yang saat ini dikurung di sana. Atau atas dasar apa mereka yang ada di sana dipilih untuk fasilitas ini.

Ketika ditanya langsung tentang jumlah narapidana, direktur menjawab: "Kami tidak dapat memberikan informasi itu."

"Berapa kapasitas maksimum setiap sel?" kami bersikeras.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT,...
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT, Membela Gay Bakal Dipenjara 5 Tahun
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Meksiko, 10 Tewas, Termasuk 6 Orang Sekeluarga
Eks PM Thailand Thaksin...
Eks PM Thailand Thaksin Shinawatra Dibebaskan dari Penjara, Korupsi tapi Dihukum Ringan
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak Tak Ingin Iran Bangkit dari Puing-Puing Kehancuran
Rekomendasi
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Dari Sampang, Rihul...
Dari Sampang, Rihul CZ Bangun Peluang Lewat Konten Digital
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
Kocak! Trump Terapkan...
Kocak! Trump Terapkan Tarif di Kepulauan Tak Dihuni Manusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved