Netanyahu Kunjungi Rumah Warga Palestina di Kamp Pengungsian Tulkarem

Sabtu, 22 Februari 2025 - 07:16 WIB
loading...
Netanyahu Kunjungi Rumah...
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Foto/anadolu
A A A
TEPI BARAT - Ditemani para tentara, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memasuki rumah warga Palestina di kamp pengungsian Tulkarem di Tepi Barat utara pada hari Jumat (21/2/2025).

Otoritas Penyiaran Publik Israel KAN membagikan foto Netanyahu di dalam rumah tersebut bersama para perwira militer Israel.

Menurut data yang tersedia, kunjungan terakhir Netanyahu yang diumumkan secara publik ke Tepi Barat adalah pada bulan September 2024, ketika dia mengunjungi perbatasan Yordania di bagian timur wilayah tersebut.

Kunjungannya dilakukan hanya beberapa jam setelah Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, memasuki rumah yang sama selama kunjungannya sendiri di daerah tersebut.

Gambar tersebut juga menunjukkan tentara Israel memasang bendera Israel di salah satu dinding rumah tersebut.

Netanyahu juga mengumumkan operasi militer baru di Tepi Barat, menyusul serangkaian ledakan yang menghantam bus-bus di Israel pada hari sebelumnya.

Pada hari Kamis, beberapa alat peledak meledak di bus-bus di Bat Yam dan Holon, dekat Tel Aviv, yang memicu kebakaran tetapi tidak menimbulkan korban luka.

Polisi Israel belum mengaitkan tanggung jawab atas serangan itu dengan kelompok Palestina mana pun.

"Kami menghancurkan seluruh jalan, melenyapkan militan, dan saya telah menginstruksikan bala bantuan di Tepi Barat beserta operasi militer tambahan," ujar Netanyahu dalam pernyataan tertulis dari Tulkarem, yang dirilis kantornya.

Dia menambahkan operasi militer tersebut bertujuan membongkar infrastruktur faksi bersenjata Palestina.

Selama hampir dua bulan, pasukan Israel telah melakukan operasi militer di kamp-kamp pengungsi Tepi Barat utara, khususnya di Jenin, Tulkarem, dan Tubas.

Sebelumnya pada hari Jumat, militer Israel mengumumkan pengerahan tiga batalyon tambahan ke Tepi Barat menyusul arahan Netanyahu untuk "operasi besar-besaran."

Baca juga: Hamas Tuduh Netanyahu Mengulur-ulur Kesepakatan Gencatan Senjata Tahap Kedua
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Kebakaran di Tambora...
Kebakaran di Tambora Hanguskan 27 Rumah, 250 Warga Mengungsi
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan MoU Damai dengan AS, Iran: Kita Siapkan Semua Skenario
Rekomendasi
Prancis di Persimpangan...
Prancis di Persimpangan Mimpi dan Trauma
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved