Tren #KaburAjaDulu Juga Pernah Melanda Venezuela, Pemilik Minyak Terbesar di Dunia tapi Miskin

Jum'at, 21 Februari 2025 - 13:36 WIB
loading...
A A A

3. Kapal Tanker Tak Dapat Mengirim Minyak


Hukum maritim hanya mengizinkan kapal untuk berlayar di laut lepas jika memenuhi standar lingkungan. Kapal tanker Venezuela yang sudah tua dan bernoda minyak mentah tidak mengizinkannya.

PDVSA memiliki banyak tagihan pembersihan yang tidak dapat dibayarkan. Menurut laporan Reuters pada 2017, penantian untuk beberapa kapal tanker berlangsung hingga dua bulan.

Selain pembersihan, utang yang terus meningkat kepada Rusia telah membuat PDVSA semakin khawatir. Pada bulan Oktober, konglomerat pengiriman milik negara Rusia; Sovcomflot, yang menyediakan 15 persen kapal tanker Venezuela, menolak untuk melepaskan kapal berisi minyak Venezuela karena biaya pengiriman yang belum dibayar. Tagihannya: USD30 juta.

Venezuela berutang banyak uang ke seluruh dunia karena gagal bayar kapal tanker baru di Iran dan galangan kapal di Portugal.
Laporan bahwa PDVSA gagal membayar utang sebesar USD404 juta pada bulan November 2016—atas obligasi yang jatuh tempo pada tahun 2021, 2024 dan 2035—semakin mengkhawatirkan investor.

Perusahaan membantah laporan tersebut, dengan mengaitkan penundaan tersebut dengan masalah teknis.

4. Rusia dan China Danai Venezuela


Kekhawatiran terbesar adalah Venezuela akan gagal bayar utang negara.

Moody's mengubah prospek Venezuela pada tahun 2016 dari stabil menjadi negatif mengingat "kemungkinan besar" gagal bayar.

Bank-bank internasional telah lama menjaga jarak dari Caracas, yang telah memberlakukan kontrol mata uang yang mengharuskan bisnis untuk membeli uang mereka bukan melalui bank swasta, tetapi melalui pemerintah.

Pada tahun 2014, Venezuela meminjam hampir USD50 miliar dari china dan sekitar USD5 miliar dari Rusia saat harga minyak lebih menguntungkan. Kesepakatan itu adalah untuk membayar kembali kreditor dalam bentuk minyak dan bahan bakar. Sebuah laporan Reuters pada Januari 2017, mengutip dokumen internal, mengatakan bahwa pengiriman tertunda hingga 10 bulan.

Karena tidak dapat mengekstraksi lebih banyak minyak, apalagi mengirimkannya dengan cepat, PDVSA memiliki sedikit pilihan untuk meningkatkan arus kasnya—yang membuat krisis utang negara bagi negara yang bergantung pada minyak itu lebih mungkin terjadi.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
KKB Papua Tembak Mati...
KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Prabowo Luncurkan BBM...
Prabowo Luncurkan BBM Baru B50 Pertama di Indonesia
BNPB: Kebakaran Hutan...
BNPB: Kebakaran Hutan di Banjarbaru Meluas hingga 3,7 Hektare, Tak Ada Korban
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Bela Timnas Mesir: Mereka Dirampok Wasit!
Rekomendasi
Kortastipidkor Polri...
Kortastipidkor Polri Datangi Ruko di Jalan Asem Cipete, Penggeledahan Lagi?
Piala Dunia 2026 Diatur...
Piala Dunia 2026 Diatur untuk Tim Unggulan?
Persoalkan Penetapan...
Persoalkan Penetapan Tersangka, Sidang Praperadilan Kedua Roy Suryo Digelar Hari Ini
Berita Terkini
Lagi, Wakil Menteri...
Lagi, Wakil Menteri Sembunyikan Uang Korupsi Rp193 Miliar di Dalam Drainase Air Hujan
Usai Serang Iran, Trump...
Usai Serang Iran, Trump Briefing Netanyahu tentang Taktik AS di Teluk
10 Rudal Iran Gempur...
10 Rudal Iran Gempur Pangkalan Yordania dan Pusat Komando AS di Timur Tengah
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved