Tren #KaburAjaDulu Juga Pernah Melanda Venezuela, Pemilik Minyak Terbesar di Dunia tapi Miskin
Jum'at, 21 Februari 2025 - 13:36 WIB
loading...
A
A
A
1. Mengapa Kaya Minyak, tapi Miskin?
Kurangnya diversifikasi ekonomi menjadi penyebab kesengsaraan ekonomi Venezuela.
Menurut angka OPEC tahun 2015, Venezuela memiliki cadangan minyak mentah paling banyak di dunia, dengan lebih dari 300 miliar barel. Itu menempatkannya di atas Arab Saudi (266 miliar barel), Iran (158 miliar barel) dan Irak (142 miliar barel).
Data itu tak jauh berbeda pada saat ini, yang menempatkan Venezuela sebagai pemilik cadangan minyak mentah terbesar di dunia.
Meskipun minyak tidak secara otomatis sama dengan uang tunai, pemerintah Venezuela telah membelanjakan uangnya seolah-olah demikian.
Kurangnya transparansi mempersulit penentuan angka pasti pengeluaran. Namun, yang jelas adalah bahwa Chavez menempatkan "emas hitam" di pusat ekonominya: lebih dari 90 persen ekspor Venezuela dan sekitar setengah dari pendapatan pemerintah berasal dari minyak.
Ketika harga minyak anjlok dari USD115 per barel pada tahun 2014 menjadi hampir setengahnya, PDB Venezuela menyusut sebesar 10 persen.
2. Minyak Tanpa Keahlian Tak Ada Nilainya
Harga minyak tidak menceritakan keseluruhan cerita. Pendekatan Chavez untuk mendapatkan keuntungan dari minyak—yang telah diperburuk oleh penggantinya; Maduro—yang disimpulkan oleh laporan DW.com dengan satu kata: salah urus.
Petróleos de Venezuela (PDVSA), perusahaan minyak milik negara Venezuela, melakukan mogok operasi pada tahun 2002 setelah kudeta gagal menyingkirkan Chavez dari kekuasaan.
Sebagai balasannya, Chavez saat itu memecat sekitar 18.000 personel PDVSA. Langkah tersebut menandai dimulainya pendekatan intrusif untuk mengelola minyak negara.
Pada tahun 2006, Chavez memulai tren berbahaya lainnya: meminimalkan investasi dalam infrastruktur dan memaksimalkan kendali atas ladang minyak. Produksi menurun tanpa teknologi mutakhir dari perusahaan asing, belum lagi pasokan, seperti suntikan gas alam untuk mengekstraksi minyak.
Tahun 2016, Caracas mengimpor 50.000 barel minyak mentah ringan hanya untuk menyiapkan minyak mentah berat untuk diekspor. Tanpa itu, minyak Venezuela tidak ada gunanya.
Lihat Juga :