Konflik dengan China, India Desak Rusia Kirim Sistem Rudal S-400 Tepat Waktu

Kamis, 03 September 2020 - 16:38 WIB
loading...
Konflik dengan China,...
Sistem pertahanan rudal S-400 buatan Rusia. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - India mendesak Rusia mengirim sistem pertahanan rudal S-400 tepat waktu, yakni akhir 2021. Desakan ini muncul ketika New Delhi terkunci dalam konflik sengketa perbatasan dengan China di Ladakh timur.

Menurut laporan Times Now News, Kamis (3/9/2020), desakan itu disampaikan Menteri Pertahanan Rajnath Singh yang pada hari Rabu tiba di Rusia untuk menghadiri Shanghai Cooperation Organisation (SCO). Singh dijadwalkan bertemu dengan mitranya dari Rusia Sergey Shoigu untuk meningkatkan kerjasama pertahanan bilateral antara kedua negara.

Meski berseteru, India dan China sama-sama anggota SCO. SCO terdiri dari delapan negara anggota; India, Kazakhstan, China, Kyrgyzstan, Pakistan, Rusia, Tajikistan dan Uzbekistan. Beijing diwakili oleh Menteri Pertahanan China Jenderal Wei Fenghe. (Baca: Turki Bakal Dipasok Lagi S-400 Rusia, Senjata yang Membuat AS Marah )

Menjelang keberangkatannya, Singh berkata, "India dan Rusia merupakan mitra strategis yang istimewa. Menantikan kemitraan ini lebih lanjut selama kunjungan saya."

Para pejabat New Delhi menyatakan bahwa Singh akan mendesak Shoigu untuk memastikanpengiriman peralatan militer terkait pertahanan secara tepat waktu, seperti sistem senjata, amunisi, dan suku cadang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Mengejutkan! 92% Warga...
Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Tim Hukum Merah Putih:...
Tim Hukum Merah Putih: Tawaran RJ untuk Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukan Ajakan Jokowi
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Pecahkan Rekor Piala...
Pecahkan Rekor Piala Dunia, Gol Bersejarah Lionel Messi Tuai Perdebatan
Berita Terkini
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved