Turki Bakal Dipasok Lagi Sistem Rudal S-400 Rusia, Senjata yang Bikin AS Marah
Senin, 24 Agustus 2020 - 11:33 WIB
loading...
Komponen sistem pertahanan rudal S-400 Rusia tiba dengan pesawat kargo di dekat Bandara Murted, Ankara, 27 Agustus 2019. Foto/Militer Turki/Kementerian Pertahanan Turki/Handout via REUTERS
A
A
A
MOSKOW - Rusia dan Turki menandatangani kontrak pengiriman batch kedua sistem rudal anti-pesawat S-400 ke Ankara. Kedua pihak kini sedang membahas persyaratan keuangan dalam kontrak.
Kepala eksportir senjata negara Rusia Rosoboronexport, Alexander Mikheyev, mengonfirmasi teken kontrak tersebut kepada wartawan pada hari Minggu. "Kontrak telah ditandatangani," katanya. (Baca juga : Wisata Aman saat Pandemi Bareng AnjaniTrip di Labuan Bajo )
"Kedua belah pihak sekarang sedang membahas pengaturan keuangan untuk melaksanakan kontrak," katanya lagi, seperti dikutip dari kantor berita TASS, Senin (24/8/2020).
"Jangka waktu pelaksanaan kontrak akan bergantung pada kesiapan mitra kami untuk menyelesaikan masalah prosedural dengan pembiayaan proyek tersebut," imbuh bos Rosoboronexport. (Baca: Senator Sarankan AS Beli Sistem Rudal S-400 Rusia dari Turki )
Rusia mengumumkan pada September 2017 bahwa mereka telah menandatangani kesepakatan senilai USD2,5 miliar dengan Turki untuk pengiriman sistem rudal anti-pesawat S-400 ke Ankara. Berdasarkan kontrak tersebut, Ankara menerima satu set resimen sistem rudal pertahanan udara S-400 yang terdiri dari dua batalion.
Kepala eksportir senjata negara Rusia Rosoboronexport, Alexander Mikheyev, mengonfirmasi teken kontrak tersebut kepada wartawan pada hari Minggu. "Kontrak telah ditandatangani," katanya. (Baca juga : Wisata Aman saat Pandemi Bareng AnjaniTrip di Labuan Bajo )
"Kedua belah pihak sekarang sedang membahas pengaturan keuangan untuk melaksanakan kontrak," katanya lagi, seperti dikutip dari kantor berita TASS, Senin (24/8/2020).
"Jangka waktu pelaksanaan kontrak akan bergantung pada kesiapan mitra kami untuk menyelesaikan masalah prosedural dengan pembiayaan proyek tersebut," imbuh bos Rosoboronexport. (Baca: Senator Sarankan AS Beli Sistem Rudal S-400 Rusia dari Turki )
Rusia mengumumkan pada September 2017 bahwa mereka telah menandatangani kesepakatan senilai USD2,5 miliar dengan Turki untuk pengiriman sistem rudal anti-pesawat S-400 ke Ankara. Berdasarkan kontrak tersebut, Ankara menerima satu set resimen sistem rudal pertahanan udara S-400 yang terdiri dari dua batalion.
Lihat Juga :