AS Uji Tembak Rudal Balistik Antarbenua Minuteman III yang Mampu Bawa Nuklir

Kamis, 20 Februari 2025 - 08:00 WIB
loading...
A A A
“Ini juga memberikan keyakinan pada daya mematikan dan efektivitas misi pencegahan nuklir negara ini," ujarnya.

Persenjataan Angkatan Udara yang terdiri dari sekitar 400 ICBM Minuteman III merupakan komponen penting dari triad nuklir Amerika Serikat, bersama dengan pesawat pengebom dan kapal selam yang juga dapat membawa dan menyebarkan senjata nuklir.

Sistem Minuteman III berusia lebih dari 50 tahun dan dengan cepat mendekati akhir masa pakainya. Angkatan Udara dan Northrop Grumman tengah berupaya mengembangkan pengganti Minuteman III, LGM-35A Sentinel, yang rencananya akan mulai digunakan pada tahun 2030-an.

Namun, sistem berbasis darat untuk Sentinel—khususnya infrastruktur kontrolnya—terbukti lebih rumit daripada yang diperkirakan Pentagon pada awalnya, dan biaya yang diantisipasi di masa mendatang membengkak.

Hal itu memicu alarm di Pentagon dan Kongres pada awal tahun 2024, dan program tersebut pun mengalami peninjauan intensif.

Militer AS akhirnya memutuskan musim panas lalu bahwa ICBM Sentinel terlalu penting untuk dibatalkan, dan bahwa Angkatan Udara harus terus mengembangkannya untuk menggantikan Minuteman III.

Namun, Pentagon memerintahkan Angkatan Udara untuk merestrukturisasi program dan menurunkan biaya yang diantisipasi tersebut.

Restrukturisasi Sentinel kemungkinan akan menundanya beberapa tahun, kata pejabat Pentagon pada tahun 2024, yang berarti Angkatan Udara harus terus mengandalkan Minuteman III lebih lama dari yang diperkirakan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penerbangan Netanyahu...
Penerbangan Netanyahu ke AS Melintasi Wilayah Udara Negara-negara Anggota ICC
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Mertua Tak Tahu Kondisi...
Mertua Tak Tahu Kondisi Mojtaba Khamenei: Dia Tak Berkomunikasi dengan Orang Mana Pun
Dramatis, FSB Tangkap...
Dramatis, FSB Tangkap Pria Rusia atas Tuduhan Jadi Mata-mata Five Eyes
Elon Musk Sebut AS 1.000%...
Elon Musk Sebut AS 1.000% Bakal Bangkrut: Utang Amerika Tembus Rp713.684 Triliun
Penyebaran Sangat Cepat,...
Penyebaran Sangat Cepat, Wabah Ebola di RD Kongo Catat 3.200 Kasus dan 1.405 Kematian
AS-Iran Setop Perang,...
AS-Iran Setop Perang, Giliran Kelompok Pro-Iran Gempur Fasilitas Minyak Saudi
Rekomendasi
Uji BYD M6 DM di Bandung...
Uji BYD M6 DM di Bandung Cetak Rekor 144 Km per Liter, Tertinggi dari Semua Kota yang Diuji
KSOP Utama Tanjung Priok...
KSOP Utama Tanjung Priok Dukung Transformasi Green Port JICT
Official Poster My Chef...
Official Poster My Chef in Crime Resmi Dirilis, Sintya Marisca dan Deretan Cast Tampil Penuh Misteri
Berita Terkini
Delegasi Hamas ke Mesir...
Delegasi Hamas ke Mesir untuk Pembicaraan Fase Selanjutnya Gencatan Senjata Gaza
Israel Perluas Zona...
Israel Perluas Zona Kuning, Paksa Ribuan Warga Gaza Mengungsi Lagi
Penerbangan Netanyahu...
Penerbangan Netanyahu ke AS Melintasi Wilayah Udara Negara-negara Anggota ICC
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved