AS Uji Tembak Rudal Balistik Antarbenua Minuteman III yang Mampu Bawa Nuklir
Kamis, 20 Februari 2025 - 08:00 WIB
loading...
A
A
A
Andrew Hunter, kepala pengadaan Angkatan Udara saat itu, mengatakan pada bulan Juli 2024 bahwa Angkatan Udara akan melakukan apa pun yang diperlukan untuk mempertahankan Minuteman III agar memenuhi persyaratan para prajurit perang untuk sementara waktu, sebelum ICBM Sentinel siap.
Kolonel Dustin Harmon, komandan Kelompok Uji dan Evaluasi ke-377 di Vandenberg yang mengawasi peluncuran uji tersebut, mengatakan bahwa data yang dikumpulkan dari pengujian tersebut sangat penting untuk mempertahankan Minuteman III sementara AS membuka jalan bagi Sentinel.
Angkatan Udara mengabaikan kompleksitas infrastruktur darat LGM-35A Sentinel, kata para pejabat, dan sekarang berupaya untuk menurunkan biaya.
"Selama pengujian ini, kami mengumpulkan dan menganalisis kinerja dan titik data penting lainnya untuk mengevaluasi kompetensi sistem rudal saat ini," kata Harmon.
"Ini memungkinkan tim kami untuk menganalisis dan melaporkan keakuratan dan keandalan sistem saat ini sambil memvalidasi peningkatan sistem rudal yang diproyeksikan," paparnya.
Angkatan Udara mengatakan uji coba ini telah berlangsung selama berbulan-bulan, dan merupakan yang terbaru dari serangkaian lebih dari 300 peluncuran uji coba lainnya yang rutin dilakukan.
Kolonel Dustin Harmon, komandan Kelompok Uji dan Evaluasi ke-377 di Vandenberg yang mengawasi peluncuran uji tersebut, mengatakan bahwa data yang dikumpulkan dari pengujian tersebut sangat penting untuk mempertahankan Minuteman III sementara AS membuka jalan bagi Sentinel.
Angkatan Udara mengabaikan kompleksitas infrastruktur darat LGM-35A Sentinel, kata para pejabat, dan sekarang berupaya untuk menurunkan biaya.
"Selama pengujian ini, kami mengumpulkan dan menganalisis kinerja dan titik data penting lainnya untuk mengevaluasi kompetensi sistem rudal saat ini," kata Harmon.
"Ini memungkinkan tim kami untuk menganalisis dan melaporkan keakuratan dan keandalan sistem saat ini sambil memvalidasi peningkatan sistem rudal yang diproyeksikan," paparnya.
Angkatan Udara mengatakan uji coba ini telah berlangsung selama berbulan-bulan, dan merupakan yang terbaru dari serangkaian lebih dari 300 peluncuran uji coba lainnya yang rutin dilakukan.
(mas)
Lihat Juga :