Hendak Dicaplok Trump, Greenland Pernah Jadi Pangkalan Rudal Nuklir Rahasia AS

Selasa, 18 Februari 2025 - 14:24 WIB
loading...
A A A
Penelitian lebih lanjut pada tahun 2021 menunjukkan bahwa air lelehan tidak pernah mencapai dasar atau bahkan menembus lebih dari 1,1 meter, yang berarti bahwa puing-puing tersebut tidak akan bergerak atau mencemari lingkungan sekitar sebelum tahun 2100.

Pada tahun 2024, NASA juga terbang melintasi Greenland untuk mengeksplorasi kemampuan radar aperture sintetisnya dalam mensurvei fitur-fitur dalam profil lapisan es dan berhasil menemukan sisa-sisa Camp Century.

Dalam beberapa bulan terakhir, Presiden Donald Trump menyatakan minatnya untuk membeli Greenland, sambil menolak untuk mengesampingkan kemungkinan penggunaan kekuatan militer.

Pejabat dari Greenland, yang merupakan wilayah otonomi Kerajaan Denmark, telah menyatakan bahwa wilayah tersebut tidak untuk dijual.

Trump telah mengeklaim bahwa Amerika perlu memiliki Greenland untuk mengatasi masalah keamanan nasional.

Pada pertengahan Januari, putra Trump; Donald Trump Jr, mengunjungi ibu kota Greenland, Nuuk. Dia mengunjungi Hotel Hans Egede untuk makan siang bersama sekelompok orang yang mengenakan topi bertuliskan "Make America Great Again"—tetapi sejak itu, bos hotel tersebut mengeklaim bahwa orang-orang di sana adalah tunawisma dan telah tergoda oleh prospek makanan gratis.

Menggambarkan banyak dari kelompok itu sebagai tunawisma, Jørgen Bay-Kastrup, kepala eksekutif hotel, mengatakan kepada The Guardian: "Trump Jr baru saja bertemu mereka di jalan dan mengundang mereka untuk makan siang, atau stafnya yang melakukannya. Namun, saya rasa mereka tidak tahu siapa yang mereka undang."

Menanggapi permintaan The Guardian untuk mengomentari masalah tersebut, Arthur Schwartz, seorang operator politik dan teman putra Presiden Trump, berkomentar: "Menurut Anda, apakah Donald Trump Jr berkeliaran di Greenland untuk mengundang tunawisma... untuk makan siang, atau apakah Anda menyadari bahwa saran itu terdengar sangat tidak masuk akal sehingga Anda harus merasa bodoh bahkan untuk menanyakan pertanyaan itu?"

"Ada kamera yang mengikutinya dari detik dia tiba di sana hingga detik dia pergi. Apakah mereka melewatkannya saat dia merekrut tunawisma untuk makan siang tunawismanya?" paparnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Aldi Taher Ungkap Rahasia...
Aldi Taher Ungkap Rahasia Rezeki Lancar, Kuncinya Muliakan Ibu dan Rajin Salat
PN Jakarta Timur Antisipasi...
PN Jakarta Timur Antisipasi Banyaknya Pendukung Dokter Tifa saat Sidang Perkara Ijazah Jokowi
Guru Besar UMJ: Program...
Guru Besar UMJ: Program MBG Jangan Dihentikan, tapi Dibenahi dan Diprioritaskan ke kelompok Rentan
Berita Terkini
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved