Lawan Trump, Pemimpin NATO Pro-Perang Gelar Konsolidasi di Paris

Senin, 17 Februari 2025 - 18:15 WIB
loading...
Lawan Trump, Pemimpin...
Para pemimpin NATO yang ingin berperang dengan Rusia gelar konsolidasi di Paris. Foto/X/@ZelenskyyUa
A A A
PARIS - Pemimpin dari Jerman, Italia, Inggris, Polandia, Spanyol, Belanda, dan Denmark, yang akan mewakili negara-negara Baltik dan Skandinavia, akan menghadiri pertemuan puncak tersebut. Mereka adalah negara NATO yang ingin perang dengan Rusia tetap dilanjutkan di Ukraina.

Pemimpin Uni Eropa dan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte juga hadir dalam pertemuan tersebut.

Presiden AS Donald Trump mengejutkan sekutu Eropa minggu lalu ketika ia mengumumkan bahwa ia telah melakukan panggilan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin tanpa berkonsultasi dengan mereka dan akan memulai proses perdamaian.

Utusan Trump untuk Ukraina Keith Kellogg semakin mengejutkan Eropa pada hari Sabtu ketika ia mengatakan bahwa Eropa tidak akan memiliki tempat di meja perundingan.

Seperti diungkapkan, Menteri Luar Negeri Hungaria Peter Szijjarto membuat pernyataan tersebut selama siaran langsung Facebook setelah bertemu dengan mitranya di Kazakhstan, seraya menambahkan bahwa pemerintahnya menyambut baik dimulainya kembali pembicaraan tingkat tinggi antara Rusia dan AS.

Menteri tersebut mengatakan bahwa para pemimpin Eropa yang "pro-perang" diharapkan bertemu di Paris dan mereka ingin mencegah kesepakatan perdamaian di Ukraina.

Baca Juga: Erdogan Galang Kekuatan Lawan Pencaplokan Gaza

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares mengatakan perundingan damai mengenai Ukraina seharusnya tidak berakhir dengan "memberikan imbalan" bagi agresi Rusia.

"Perang agresi tidak dapat diberi imbalan. Kita tidak dapat mendorong pihak lain untuk melancarkan perang agresi," katanya dalam sebuah wawancara dengan stasiun radio Onda Cero.

Menteri tersebut mengatakan bahwa ia yakin Putin akan terus menyerang Ukraina. "Saya tidak melihat adanya perdamaian di masa mendatang," tambahnya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Negara NATO Ini Bakal...
Negara NATO Ini Bakal Melarang Kumandang Azan
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Pengamat: Penegakan...
Pengamat: Penegakan Hukum Jadi Cermin Kualitas Demokrasi
Kisah Syahla, Anak Driver...
Kisah Syahla, Anak Driver Ojol dan Penjual Nasi Lolos UGM lewat Jalur SNBP
Khasiat Surat Al Waqiah...
Khasiat Surat Al Waqiah yang Jarang Diketahui: Rezeki Lancar, Hidup Berkah hingga Wajah Bercahaya di Akhirat
Berita Terkini
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved