5 Diktator Terkejam Sepanjang Sejarah, Salah Satunya Bantai 6 Juta Orang Yahudi
Jum'at, 14 Februari 2025 - 14:54 WIB
loading...
A
A
A
•Stalin melakukan purges (pembersihan politik) besar-besaran terhadap elite politik, militer, dan bahkan rakyat biasa yang dianggap "musuh negara." Proses ini mengakibatkan lebih dari 1 juta orang dieksekusi dan jutaan lainnya dikirim ke kamp kerja paksa.
•Rezim Stalin menciptakan kelaparan buatan (holodomor), di mana kebijakan kolektivisasi pertanian rezim menyebabkan kelaparan besar di Ukraina pada tahun 1932-1933, yang menewaskan sekitar 3 hingga 5 juta orang.
•Stalin memimpin negara dengan ketakutan, di mana sistem pengawasan yang sangat ketat dan kebijakan represif mengarah pada penahanan massal dan eksekusi.
•Menerapkan kebijakan "Lompatan Besar ke Depan (Great Leap Forward)", di mana kebijakan pertanian rezim Mao pada akhir 1950-an mengarah pada kelaparan besar yang mengakibatkan sekitar 45 juta kematian, baik langsung akibat kelaparan maupun akibat eksekusi dan kerja paksa.
•Rezim Mao meluncurkan Revolusi Kebudayaan (Cultural Revolution) pada 1966 untuk mempertahankan kekuasaannya, yang menyebabkan penganiayaan terhadap intelektual, penghancuran budaya, dan kematian jutaan orang.
•Rezim Mao melakukan represi politik dengan mengeliminasi oposisi politik dengan cara yang kejam, mengirim banyak orang ke kamp kerja paksa atau eksekusi.
•Rezim Stalin menciptakan kelaparan buatan (holodomor), di mana kebijakan kolektivisasi pertanian rezim menyebabkan kelaparan besar di Ukraina pada tahun 1932-1933, yang menewaskan sekitar 3 hingga 5 juta orang.
•Stalin memimpin negara dengan ketakutan, di mana sistem pengawasan yang sangat ketat dan kebijakan represif mengarah pada penahanan massal dan eksekusi.
3. Mao Zedong (China, 1949–1976)
Indikator Kekejaman:•Menerapkan kebijakan "Lompatan Besar ke Depan (Great Leap Forward)", di mana kebijakan pertanian rezim Mao pada akhir 1950-an mengarah pada kelaparan besar yang mengakibatkan sekitar 45 juta kematian, baik langsung akibat kelaparan maupun akibat eksekusi dan kerja paksa.
•Rezim Mao meluncurkan Revolusi Kebudayaan (Cultural Revolution) pada 1966 untuk mempertahankan kekuasaannya, yang menyebabkan penganiayaan terhadap intelektual, penghancuran budaya, dan kematian jutaan orang.
•Rezim Mao melakukan represi politik dengan mengeliminasi oposisi politik dengan cara yang kejam, mengirim banyak orang ke kamp kerja paksa atau eksekusi.
4. Pol Pot (Kamboja, 1975–1979)
Indikator Kekejaman:Lihat Juga :