Malaysia Dituduh Mengaburkan Misteri Lenyapnya MH370 Pembawa 239 Orang, Ini Alasannya

Jum'at, 14 Februari 2025 - 13:36 WIB
loading...
Malaysia Dituduh Mengaburkan...
Pemerintah Malaysia dituduh mencoba mengaburkan misteri lenyapnya Malaysia Airlines Penerbangan 370 atau MH370 pembawa 239. Foto/Ilustrasi dari National Geographic
A A A
SYDNEY - Byron Bailey, mantan pilot jet tempur Australia dan Emirates, menuduh pemerintah Malaysia mencoba mengaburkan misteri lenyapnya Malaysia Airlines Penerbangan 370 atau MH370 yang sudah hampir 11 tahun.

Alasannya, pemerintah Malaysia tak kunjung melanjutkan pencarian pesawat pembawa 239 orang itu. Ada beberapa warga negara Indonesia (WNI) di antara ratusan orang tersebut.

"Ini tidak bisa terus berlanjut," kata Bailey, mantan pilot Angkatan Udara Kerajaan Australia (RAAF), yang dilansir Sky News, Jumat (14/2/2025).

"Ini misteri terbesar dalam penerbangan. Ini tidak bisa dibiarkan. Pesawat itu harus ditemukan," ujarnya.

Baca Juga: Pakar: Pilot MH370 Bunuh Diri dengan Mengubur Pesawat Bersama 239 Orang di Dasar Laut

Kementerian Transportasi Malaysia mengumumkan pada Desember lalu bahwa mereka telah menyetujui prinsip pencarian "no find, no fee" bagi perusahaan robotika kelautan Ocean Infinity untuk memulai pencarian Boeing 777 yang hilang misterius tersebut.

Menteri Transportasi Anthony Loke mengatakan kesepakatan itu akan menetapkan jangka waktu 18 bulan untuk pencarian di atas 15.000 km persegi dengan potensi hadiah sebesar USD70 juta, dengan teknis hukum yang akan diselesaikan pada awal tahun 2025.

Namun, dua bulan telah berlalu tanpa kontrak yang dikonfirmasi.

Itu menyisakan waktu yang sempit tahun ini untuk pencarian oleh Ocean Infinity, yang diharapkan perusahaan itu akan dilakukan antara Januari hingga April, menurut Loke.

Ocean Infinity menolak berkomentar tentang kontrak yang tertunda itu.

Perusahaan mengarahkan Sky News ke pernyataan CEO Oliver Plunkett yang mengatakan perusahaan akan membagikan informasi terbaru lebih lanjut “setelah kami menyelesaikan rinciannya.”

Kementerian Transportasi Malaysia mengatakan pengacaranya “masih mempelajari perjanjian itu” dan “belum siap".

Penundaan pencarian MH370 ini berarti keluarga korban yang hilang harus terus menunggu kepastian setelah lebih dari satu dekade pencarian yang dilakukan secara berkala gagal menemukan orang yang mereka cintai atau apa pun selain serpihan pesawat.

Malaysia Airlines Penerbangan 370 hilang misterius setelah lepas landas dari Bandara Internasional Kuala Lumpur dan hendak menuju Bandara Internasional Ibu Kota Beijing, China, pada 8 Maret 2014.

Dari tahun 2014 hingga 2017, Australia bergabung dengan Malaysia dan China untuk melakukan pencarian terluas dan termahal dalam sejarah penerbangan, yang mencakup 120.000 km persegi di dasar laut.

Namun, Bailey yakin bahwa pencarian itu "didasarkan pada kebohongan".

Dia mengatakan otoritas Australia keliru dalam mengutarakan teori bahwa pesawat itu jatuh karena kecelakaan, mengarahkan mereka ke area pencarian yang salah, padahal menurutnya, bukti menunjukkan adanya "pembunuhan-bunuh diri" oleh kapten pilot pesawat tersebut.

Mantan pilot Emirates itu yakin pencarian baru itu ditunda untuk menghindari terungkapnya fakta, yang menurutnya akan mempermalukan Australia dan membuat Malaysia rentan terhadap tuntutan ganti rugi yang besar oleh keluarga korban yang hilang.

"Jika MH370 ditemukan di Samudra Hindia bagian selatan, implikasi kewajiban bagi Malaysia akan sangat besar," katanya.

Biro Keselamatan Transportasi Australia (ATSB) tidak menanggapi klaim Bailey tentang upaya menutup-nutupi dugaan "pembunuhan-bunuh diri" itu, tetapi merujuk pada pernyataan sebelumnya yang menegaskan bahwa "tidak perlu menentukan—dan tidak mengajukan klaim—tentang apa yang mungkin menyebabkan hilangnya pesawat itu."

Namun, pernyataan itu mengatakan bahwa bukti terbaik ATSB menunjukkan pesawat tersebut tidak berada di bawah kendali pilot saat jatuh.

Kementerian Transportasi Malaysia tidak menanggapi permintaan komentar. Laporan resmi negara itu tahun 2018 tidak memberikan kesimpulan tentang mengapa MH370 menghilang.

Apa pun penjelasan kecelakaan itu, Bailey yakin ketika persetujuan datang, Ocean Infinity akan mulai mencari di area yang diyakininya sebagai tempat peristirahatan pesawat yang paling mungkin.

"Kali ini akan ditemukan," katanya. "Tidak ada jalan lain."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Daftar Poin Perjanjian...
Daftar Poin Perjanjian yang Dituntut Iran ke AS, Penarikan Pasukan Israel hingga Selat Hormuz
Rekomendasi
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
Kasus Hanania Travel:...
Kasus Hanania Travel: 16 Influencer Diperiksa, Rp110 Juta Uang Saku Disita Polisi
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
Berita Terkini
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved