Ratusan Imam Yahudi Tolak AS Caplok Gaza: Trump Seperti Firaun, Merasa Dirinya Tuhan
Jum'at, 14 Februari 2025 - 09:29 WIB
loading...
A
A
A
In Our Name tidak berafiliasi dengan kelompok lain, kata Edgerly kepada Middle East Eye (MEE).
"Tindakan ini tidak bermerek dan tidak berafiliasi," ujarnya Edgerly, yang dilansir Jumat (14/2/2025).
![Ratusan Imam Yahudi Tolak AS Caplok Gaza: Trump Seperti Firaun, Merasa Dirinya Tuhan]()
Foto/X @IfNotNow
Jajak pendapat baru oleh Data for Progress menunjukkan 64 persen calon pemilih AS tidak menyetujui rencana Trump untuk Gaza, sementara survei oleh The Economist dan YouGov menunjukkan bahwa di antara Demokrat, 35 persen sekarang mengatakan mereka bersimpati dengan Palestina dibandingkan sembilan persen yang mengatakan hal yang sama tentang Israel.
Para rabi yang menandatangani iklan satu halaman tersebut termasuk mereka yang berasal dari gerakan Konservatif, Ortodoks, Reformasi, Rekonstruksi, Pembaruan, dan Kohenet yang bekerja di jemaat, kampus, rumah sakit, seminari rabi, dan organisasi masyarakat di seluruh dunia, kata Edgerly.
“Donald Trump—seperti Firaun dalam Alkitab—tampaknya percaya bahwa dia adalah Tuhan yang berwenang untuk memerintah, memiliki, dan mendominasi negara kita dan dunia. Ajaran Yahudi jelas: Trump bukanlah Tuhan dan tidak dapat mengambil martabat bawaan orang Palestina atau mencuri tanah mereka untuk transaksi real estate,” kata rabi Yosef Berman dari New Synagogue Project di Washington DC.
“Keinginan Trump untuk membersihkan etnis Palestina dari Gaza secara moral menjijikkan," ujarnya.
Komedian dan aktor Glazer mengatakan sangat penting untuk berdiri bersama orang Palestina.
"Tindakan ini tidak bermerek dan tidak berafiliasi," ujarnya Edgerly, yang dilansir Jumat (14/2/2025).

Foto/X @IfNotNow
Jajak pendapat baru oleh Data for Progress menunjukkan 64 persen calon pemilih AS tidak menyetujui rencana Trump untuk Gaza, sementara survei oleh The Economist dan YouGov menunjukkan bahwa di antara Demokrat, 35 persen sekarang mengatakan mereka bersimpati dengan Palestina dibandingkan sembilan persen yang mengatakan hal yang sama tentang Israel.
Para rabi yang menandatangani iklan satu halaman tersebut termasuk mereka yang berasal dari gerakan Konservatif, Ortodoks, Reformasi, Rekonstruksi, Pembaruan, dan Kohenet yang bekerja di jemaat, kampus, rumah sakit, seminari rabi, dan organisasi masyarakat di seluruh dunia, kata Edgerly.
“Donald Trump—seperti Firaun dalam Alkitab—tampaknya percaya bahwa dia adalah Tuhan yang berwenang untuk memerintah, memiliki, dan mendominasi negara kita dan dunia. Ajaran Yahudi jelas: Trump bukanlah Tuhan dan tidak dapat mengambil martabat bawaan orang Palestina atau mencuri tanah mereka untuk transaksi real estate,” kata rabi Yosef Berman dari New Synagogue Project di Washington DC.
“Keinginan Trump untuk membersihkan etnis Palestina dari Gaza secara moral menjijikkan," ujarnya.
Komedian dan aktor Glazer mengatakan sangat penting untuk berdiri bersama orang Palestina.
Lihat Juga :