Rusia Tunggu Rincian Rencana Trump Caplok Gaza

Selasa, 11 Februari 2025 - 20:30 WIB
loading...
Rusia Tunggu Rincian...
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov. Foto/Sefa Karacan/Anadolu Agency
A A A
MOSKOW - Rusia mengatakan sedang menunggu rincian lebih lanjut mengenai rencana Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mengambil alih dan membangun kembali Jalur Gaza.

Berbicara kepada wartawan di Moskow, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mencatat ada banyak pertanyaan yang belum terjawab tentang proposal tersebut.

"Kita perlu menunggu beberapa rincian jika ini adalah rencana aksi yang konsisten. Ada hampir 1,2 juta warga Palestina yang tinggal di sana, itulah masalah utamanya," ujar Peskov.

Dia menambahkan orang-orang ini dijanjikan solusi kenegaraan berdasarkan resolusi Dewan Keamanan PBB yang relevan.

"Ada banyak pertanyaan seperti itu. Kita belum tahu rinciannya, dan kita perlu bersabar," papar dia.

Pada tanggal 4 Februari, mantan Presiden AS Donald Trump mengumumkan Washington bermaksud mengambil alih kendali Gaza setelah secara paksa menggusur penduduk Palestina di sana.

Dalam komentar selanjutnya, dia mengatakan gagasan itu harus dianggap sebagai proyek "real estat" dan dia "akan memilikinya" dan dapat mengubahnya menjadi " Riveria Timur Tengah".

Warga Palestina tidak akan diizinkan kembali ke Gaza setelah mereka pergi, menurut Trump.

Trump tidak mengesampingkan kemungkinan mengerahkan pasukan AS untuk mendukung pembangunan kembali Gaza, seraya menambahkan Amerika Serikat dapat memiliki "kepemilikan jangka panjang" di wilayah Palestina.

Usulannya mendapat kecaman luas dari warga Palestina, negara-negara Arab, dan banyak negara lain di seluruh dunia termasuk Kanada, Prancis, Jerman, dan Inggris.

Baca juga: Ketika Trump dan Netanyahu Memaksa Mohammed bin Salman Cabut Prinsip Kerasnya soal Palestina
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved