Terungkap, Ini Detail Serangan yang Nyaris Tewaskan Novelis Ayat-ayat Setan Salman Rushdie

Selasa, 11 Februari 2025 - 08:39 WIB
loading...
A A A
Schmidt mengatakan Rushdie mengangkat tangannya untuk membela diri tetapi tetap duduk setelah beberapa pukulan mendarat.

Buku "The Satanic Verses" dinyatakan sebagai penistaan terhadap agama Islam oleh pemimpin tertinggi Iran, dan Rushdie—penulis kelahiran India, yang menjadi warga negara Amerika dan tinggal di New York, telah lama menghadapi risiko keamanan.

Pendiri dan pemimpin pertama Republik Islam Iran Ayatollah Ruhollah Khomeini mengeluarkan fatwa pada tahun 1989 yang menyerukan umat Islam di mana pun di dunia untuk membunuh Rushdie.

Biro Investigasi Federal (FBI) AS mengatakan Hizbullah mendukung fatwa tersebut, dan Matar menghadapi tuntutan terpisah di pengadilan federal atas tuduhan terorisme.

Matar, yang mengenakan kemeja biru dan sering berunding dengan lima tim hukumnya di ruang sidang yang penuh hiasan pada hari Senin, sebelumnya mengatakan kepada New York Post bahwa dia hanya membaca dua halaman novel Rushdie tetapi yakin penulisnya telah "menyerang Islam".

Rushdie, yang kini berusia 77 tahun, menderita beberapa luka tusuk sebelum para hadirin dan penjaga acara seni dapat menaklukkan penyerang, yang kemudian diidentifikasi oleh polisi sebagai Matar.

Schmidt mengeklaim bahwa Matar "hampir saja" membunuh Rushdie, dan melaporkan bahwa dia menusuk penulis tersebut pada mata kanannya dengan sangat ganas hingga memutus saraf optik.

Jakun Rushdie juga sebagian terkoyak, dan hati serta usus halusnya tertusuk.

"Tekanan darahnya rendah sehingga dia kehilangan banyak darah," kata jaksa penuntut.


Hidup di Bawah Fatwa Mati


Salah satu pengacara Matar, Lynn Schaffer, mengatakan dalam argumen pembukaan yang diselingi referensi Super Bowl dan batuk-batuk bahwa jaksa akan berusaha menyajikan kasus ini sebagai "sederhana—terbuka dan tertutup."

"Perhatikan asumsi yang dibuat oleh saksi polisi...bagaimana hal itu memengaruhi cara mereka menyelidiki kasus ini?" katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Serial My Chef In Crime...
Serial My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+, Gabungkan Misteri Kriminal dengan Dunia Kuliner
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved