8 Kamp Pengungsian Warga Gaza yang Dibom Israel
Selasa, 11 Februari 2025 - 13:50 WIB
loading...
A
A
A
Kamp pengungsi Jabalia adalah yang terbesar di Jalur Gaza. Terdapat 116.011 pengungsi Palestina yang terdaftar di UNRWA di kamp tersebut.
Pada akhir Desember lalu, Kementerian Luar Negeri Palestina mengutuk "pembantaian brutal" yang dilakukan oleh tentara Israel di kamp pengungsi Nuseirat di Gaza tengah pada hari Kamis.
"Kami mengutuk pembantaian biadab yang dilakukan oleh pasukan pendudukan di kamp Nuseirat, yang menyebabkan kematian dan cedera lebih dari 150 warga Palestina dan menyebabkan kerusakan besar pada bangunan," kata kementerian itu, dilansir Anadolu.
Kementerian itu menekankan bahwa kekejaman ini adalah "akibat langsung dari kelambanan masyarakat internasional dan kegagalannya untuk menegakkan keputusan dan kewajibannya."
Melansir Guardian, earga Palestina yang mengungsi yang berlindung menggambarkan ketakutan dan kesedihan yang disebabkan oleh serangan udara berulang kali di Kamp Rafah selama perang Gaza.
Butuh waktu hampir setengah jam bagi ambulans dan petugas pemadam kebakaran pertama untuk mencapai hamparan tenda yang terbakar di kamp perdamaian Kuwait di Rafah. Kerumunan dan puing-puing yang memperlambat jalannya kendaraan darurat memicu penyebaran api melalui rumah-rumah sementara para pengungsi.
Namun, serangan itu tidak terjadi di area Rafah yang dicakup oleh perintah evakuasi khusus yang dikeluarkan militer Israel melalui media sosial, panggilan telepon, dan selebaran saat pasukan bergerak masuk, sehingga orang-orang yang tinggal di sana mengira tempat itu aman.
Serangan itu kemungkinan disebabkan oleh rudal GBU-39 buatan AS, yang membawa muatan peledak seberat 17 kg, CNN dan New York Times menemukan dalam investigasi yang mengamati sisa-sisa rudal yang difoto di lokasi. Ini sesuai dengan klaim militer Israel tentang jumlah bahan peledak yang telah digunakan. Secara keseluruhan, bom GBU berbobot 110 kg, termasuk casing logam yang sebagian dapat berubah menjadi pecahan peluru. Bom itu dapat menembus beton setebal 3 meter.
5. Kamp Khan Younis
UNRWA mengatakan bahwa 88.854 pengungsi Palestina terdaftar di kamp pengungsi Khan Younis hingga Juli 2023.6. Kamp Maghazi
Kamp pengungsi Maghazi adalah salah satu kamp terkecil di Jalur Gaza, dengan 33.255 pengungsi Palestina terdaftar di UNRWA di sana.7. Kamp Nuseirat
Ada 85.409 pengungsi Palestina yang terdaftar di UNRWA.Pada akhir Desember lalu, Kementerian Luar Negeri Palestina mengutuk "pembantaian brutal" yang dilakukan oleh tentara Israel di kamp pengungsi Nuseirat di Gaza tengah pada hari Kamis.
"Kami mengutuk pembantaian biadab yang dilakukan oleh pasukan pendudukan di kamp Nuseirat, yang menyebabkan kematian dan cedera lebih dari 150 warga Palestina dan menyebabkan kerusakan besar pada bangunan," kata kementerian itu, dilansir Anadolu.
Kementerian itu menekankan bahwa kekejaman ini adalah "akibat langsung dari kelambanan masyarakat internasional dan kegagalannya untuk menegakkan keputusan dan kewajibannya."
8. Kamp Rafah
Terdapat 133.326 pengungsi Palestina yang terdaftar di UNRWA di kamp pengungsi Rafah.Melansir Guardian, earga Palestina yang mengungsi yang berlindung menggambarkan ketakutan dan kesedihan yang disebabkan oleh serangan udara berulang kali di Kamp Rafah selama perang Gaza.
Butuh waktu hampir setengah jam bagi ambulans dan petugas pemadam kebakaran pertama untuk mencapai hamparan tenda yang terbakar di kamp perdamaian Kuwait di Rafah. Kerumunan dan puing-puing yang memperlambat jalannya kendaraan darurat memicu penyebaran api melalui rumah-rumah sementara para pengungsi.
Namun, serangan itu tidak terjadi di area Rafah yang dicakup oleh perintah evakuasi khusus yang dikeluarkan militer Israel melalui media sosial, panggilan telepon, dan selebaran saat pasukan bergerak masuk, sehingga orang-orang yang tinggal di sana mengira tempat itu aman.
Serangan itu kemungkinan disebabkan oleh rudal GBU-39 buatan AS, yang membawa muatan peledak seberat 17 kg, CNN dan New York Times menemukan dalam investigasi yang mengamati sisa-sisa rudal yang difoto di lokasi. Ini sesuai dengan klaim militer Israel tentang jumlah bahan peledak yang telah digunakan. Secara keseluruhan, bom GBU berbobot 110 kg, termasuk casing logam yang sebagian dapat berubah menjadi pecahan peluru. Bom itu dapat menembus beton setebal 3 meter.
(ahm)
Lihat Juga :