3 Fakta Koridor Netzarim yang Membelah Gaza, Salah Satunya Pernah Jadi Simbol Kejahatan Perang Israel

Senin, 10 Februari 2025 - 01:10 WIB
loading...
A A A
Media Israel mengutip pernyataan para tentara yang mengatakan bahwa mereka merasa penarikan pasukan adalah sebuah kegagalan – meninggalkan koridor yang telah menjadi simbol kekuatan, kendali, dan kemenangan mereka.

Dan meskipun Gaza kini tidak dapat dikenali lagi, dengan jalinan kehidupan yang hancur total, dan saat tawanan Israel mulai dibebaskan setelah 15 bulan perang, banyak pejuang Hamas muncul di depan kamera, dengan seragam yang rapi, dengan kendaraan dan senjata, dalam unjuk kekuatan yang bertujuan untuk mengirimkan pesan yang sangat jelas dan disengaja.

3. Memiliki Panjang 6 Km

Israel menciptakan apa yang disebut Koridor Netzarim pada awal perangnya di Gaza. Ini adalah zona militer tertutup, selebar sekitar 6 km (3,7 mil), dan memisahkan Gaza utara dari sisa Jalur Gaza.

Koridor ini membentang dari perbatasan Israel dengan Gaza hingga Laut Mediterania dan mencakup sekitar 47 km persegi (18 mil persegi), atau sekitar 13 persen dari Jalur Gaza, menurut The Times of Israel. Militer Israel membangun sedikitnya selusin pos terdepan di koridor tersebut, menurut media Israel, sementara citra satelit menunjukkan pasukan Israel menghancurkan sebagian besar bangunan Palestina di sana.

Koridor tersebut dinamai Netzarim, permukiman Israel terakhir yang ditutup di Jalur Gaza pada tahun 2005, di bawah rencana Perdana Menteri Israel saat itu Ariel Sharon untuk penarikan pasukan Israel dari Gaza.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
Uruguay Tersingkir,...
Uruguay Tersingkir, Spanyol Juara Grup C dan Tembus Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Sejarah! Cape Verde...
Sejarah! Cape Verde Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 usai Tahan Arab Saudi
Berita Terkini
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved