3 Fakta Koridor Netzarim yang Membelah Gaza, Salah Satunya Pernah Jadi Simbol Kejahatan Perang Israel

Senin, 10 Februari 2025 - 01:10 WIB
loading...
3 Fakta Koridor Netzarim...
Koridor Netzarim dikenal sebagai simbol kejahatan perang Israel. Foto/X/@muhammadshehad2
A A A
GAZA - Koridor Netzarim yang disebut dibuat oleh militer Israel pada hari-hari awal perang di Gaza. Jalur Gaza terbagi menjadi dua bagian, dari garis pemisah Israel-Gaza di timur hingga pantai Mediterania di barat.

Bagi Israel, ini adalah langkah militer strategis – memberinya akses, kendali, dan pengawasan. Bagi Palestina, ini adalah perampasan tanah lagi – koridor yang penuh sesak, serangan, dan kematian.

3 Fakta Koridor Netzarim yang Membelah Gaza, Salah Satunya Pernah Jadi Simbol Kejahatan Perang Israel

1. Pernah Jadi Simbol Kejahatan Perang Israel

Warga Palestina menggambarkan daerah tersebut sebagai "jebakan maut", karena tentara Israel yang ditempatkan di sana biasa menembak dan membunuh siapa pun yang mendekati koridor tersebut, mencegah orang-orang bergerak antara Gaza utara dan selatan.

Melansir Al Jazeera, tentara Israel dituduh menembak dan membunuh tanpa pandang bulu siapa pun yang berani mendekat.

Selama perang, pemerintah Israel dituduh tidak memiliki rencana jangka panjang untuk menghadapi Hamas – bahkan oleh anggota militernya sendiri. Dan terlepas dari retorika bahwa Israel akan tetap berada di Koridor Netzarim, dan bahkan menduduki kembali Gaza utara – itu adalah retorika politik, bukan kebijakan nyata.

Senin lalu, koridor tersebut dibuka untuk ratusan ribu warga Palestina yang terputus dari rumah mereka untuk kembali ke utara – rumah dan lingkungan yang telah hancur total.

Baca Juga: Zionis Kobarkan Perang Saudara di Palestina

2. Militer Israel Kalah Perang karena Tinggalkan Koridor Netzarim

Nour Odeh dari Al Jazeera mengatakan penarikan pasukan Israel yang sedang berlangsung dari Netzarim "sangat signifikan" karena militer sebelumnya telah menolak seruan untuk meninggalkan daerah tersebut. Dia mengatakan keluarnya Israel menunjukkan gencatan senjata "berjalan maju".

Sekarang, tiga minggu memasuki fase pertama, penarikan diri dari Netzarim akan segera dirampungkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Peserta SPPI Meninggal...
Peserta SPPI Meninggal Akibat TBC, Tim Seleksi Ungkap Pemeriksaan Awal hanya Terdeteksi Infeksi Paru
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved