Para Komandan Iran Minta Ayatollah Khamenei Cabut Fatwa Haram Bom Nuklir

Minggu, 09 Februari 2025 - 08:22 WIB
loading...
A A A
"Kita hanya tinggal menekan beberapa tombol lagi untuk membangun senjata nuklir selama beberapa waktu sekarang, tetapi tekanan dan pembenaran untuk memilikinya lebih besar dari sebelumnya,” ujarnya.

"Ancaman eksistensial yang kami hadapi sekarang telah menyebabkan beberapa komandan senior—yang sebelumnya bersikeras mengikuti arahan pemimpin tertinggi—untuk mendorong pembuatan senjata atom,” paparnya.

Tekanan terhadap Khamenei dari para politisi garis keras juga telah meningkat secara terbuka dalam beberapa bulan terakhir.

Puluhan anggota Parlemen Iran tahun lalu mendesak Dewan Keamanan Nasional Tertinggi mereka untuk merevisi kebijakan nuklirnya.

Seorang anggota Parlemen mengatakan fatwa Khamenei tetap berlaku tetapi menyatakan bahwa, dalam Islam Syiah, putusan dapat berubah "berdasarkan waktu dan keadaan".

Anggota Parlemen lainnya mengatakan: "Saya yakin kita perlu melakukan uji coba bom nuklir, dan tidak ada cara lain bagi kita."

Kamal Kharazi, seorang penasihat Khamenei, mengatakan pada bulan November bahwa fatwa pemimpin tertinggi adalah satu-satunya kendala dalam mengembangkan senjata nuklir.

“Jika Republik Islam Iran menghadapi ancaman eksistensial, kita tidak punya pilihan selain menyesuaikan doktrin militer kita. Kita sudah memiliki kemampuan teknis untuk memproduksi senjata—hanya dekrit agama yang melarang senjata nuklir yang mencegah kita melakukannya."

Pada hari Rabu, saluran Telegram yang terkait dengan IRGC mengeklaim Iran memiliki kemampuan teknis untuk membuat senjata nuklir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Trump Dilaporkan Dukung...
Trump Dilaporkan Dukung Presiden FIFA Infantino Jadi Sekjen PBB, Gantikan Guterres
Rekomendasi
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Nathalie Holscher Resmi...
Nathalie Holscher Resmi Menikah, Sule Ucapkan Selamat dan Titip Adzam
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Berita Terkini
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Infografis
Israel Ketakutan Iran...
Israel Ketakutan Iran Memperoleh Senjata Bom Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved