Polarisasi Politik AS Semakin Kentara

Kamis, 03 September 2020 - 11:12 WIB
loading...
A A A
Trump tidak mengunjungi Jacob Blake ataupun keluarganya. Dia hanya berjanji membangun kembali Kenosha dan memberikan bantuan federal kepada Wisconsin.

Ayah dari seorang pria kulit hitam yang ditembak oleh polisi menolak untuk "berpolitik" terkait kehidupan putranya ketika Presiden Donald Trump mengunjungi Kota Kenosha pada Selasa (1/9).

Polarisasi Politik AS Semakin Kentara


Bagaimana komentar keluarga Blakse? Dalam wawancara dengan CNN, ayah Blake, Jacob Blake Senior, mengatakan kehidupan putranya lebih penting ketimbang pertemuan dengan Presiden Trump. "Saya tidak sedang berpolitik. Ini semua tentang anak saya. Ini tidak ada hubungannya dengan kesempatan foto dengan pejabat," ujarnya.

Para pejabat lokal telah mendesak Trump agar tidak mengunjungi Kenosha, yang terletak di negara bagian Wisconsin. Alasannya, mereka khawatir kehadirannya di kota itu dapat kembali memicu gelombang protes yang telah mereda dalam beberapa hari terakhir. Namun, Trump telah menolak permintaan tersebut dan menuduh sejumlah wali kota dan gubernur yang berasal dari Partai Demokrat gagal mengatasi aksi kekerasan. (Lihat videonya: Lonjakan pasien Corona di RSUP Persahabatan Jakarta Timur)

Trump juga membela seorang remaja pendukungnya yang dituduh menembak mati dua pria di tengah unjuk rasa memprotes penembakan Blake. Dia menduga Kyle Rittenhouse, 17, melakukannya untuk membela diri. "Saya kira dia dalam masalah besar, dia kemungkinan akan dibunuh," kata Trump. (Andika H Mustaqim)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Prajurit Angkatan Laut...
Prajurit Angkatan Laut AS Tewas Ditembak Temannya di Kapal Induk USS John F Kennedy
Rekomendasi
Orang Kaya Diminta Lepas...
Orang Kaya Diminta Lepas Dolar, Dasco Sebut Rupiah Menguat Minggu Depan
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
Berita Terkini
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved