Tuding Biden Mengalami Gangguan Ingatan, Trump Cabut Akses Intelijennya
Sabtu, 08 Februari 2025 - 17:30 WIB
loading...
Donald Trump menuding Joe Biden mengalami gangguan ingatan. Foto/X/@LegitTargets
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Donald Trump pada hari Jumat mengatakan dia mencabut akses mantan Presiden Joe Biden ke informasi rahasia dengan mencabut izin keamanannya dan menghentikan pengarahan intelijen hariannya.
"Joe Biden tidak perlu terus menerima akses ke informasi rahasia," kata Trump dalam sebuah posting di platform Truth Social miliknya. "Oleh karena itu, kami segera mencabut Izin Keamanan Joe Biden dan menghentikan Pengarahan Intelijen hariannya."
Dampak praktis dari klaim Trump untuk mencabut izin keamanan Biden masih menjadi pertanyaan terbuka. Mantan presiden biasanya tidak memiliki izin keamanan. Sebagai presiden, mereka memiliki akses ke semua informasi rahasia. Setelah meninggalkan jabatan, mereka tidak memilikinya.
Namun, keputusan Trump untuk membatasi akses Biden ke pengarahan intelijen muncul tepat empat tahun setelah Biden melakukan tindakan yang sama terhadap Trump, dengan menyebut "perilaku tidak menentu"-nya sebelum dan setelah serangan 6 Januari 2021 di Gedung Capitol AS.
Trump lebih lanjut berpendapat bahwa Biden membuat preseden pada tahun 2021 dengan menginstruksikan komunitas intelijen untuk membatasi akses Trump ke rincian keamanan nasional setelah meninggalkan jabatan, yang menurut presiden ia pandang sebagai tindakan yang tidak adil.
"Joe Biden tidak perlu terus menerima akses ke informasi rahasia," kata Trump dalam sebuah posting di platform Truth Social miliknya. "Oleh karena itu, kami segera mencabut Izin Keamanan Joe Biden dan menghentikan Pengarahan Intelijen hariannya."
Dampak praktis dari klaim Trump untuk mencabut izin keamanan Biden masih menjadi pertanyaan terbuka. Mantan presiden biasanya tidak memiliki izin keamanan. Sebagai presiden, mereka memiliki akses ke semua informasi rahasia. Setelah meninggalkan jabatan, mereka tidak memilikinya.
Namun, keputusan Trump untuk membatasi akses Biden ke pengarahan intelijen muncul tepat empat tahun setelah Biden melakukan tindakan yang sama terhadap Trump, dengan menyebut "perilaku tidak menentu"-nya sebelum dan setelah serangan 6 Januari 2021 di Gedung Capitol AS.
Trump lebih lanjut berpendapat bahwa Biden membuat preseden pada tahun 2021 dengan menginstruksikan komunitas intelijen untuk membatasi akses Trump ke rincian keamanan nasional setelah meninggalkan jabatan, yang menurut presiden ia pandang sebagai tindakan yang tidak adil.
Lihat Juga :