5 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Dimakzulkan, dari Ancaman Pembunuhan hingga Skandal Korupsi

Kamis, 06 Februari 2025 - 13:50 WIB
loading...
A A A
Dia kemudian mengatakan bahwa dia tidak mengancamnya, tetapi menyatakan kekhawatiran akan keselamatannya sendiri. Namun, pernyataannya memicu penyelidikan dan masalah keamanan nasional.

4. Terjerat Skandal Korupsi

Tuduhan korupsi terhadapnya juga berasal dari penyelidikan DPR yang berlangsung selama sebulan dan disiarkan di televisi atas dugaan penyalahgunaan dana rahasia dan intelijen sebesar 612,5 juta peso (USD10,5 juta) yang diterima oleh kantor Sara Duterte sebagai wakil presiden dan sekretaris pendidikan. Dia telah meninggalkan jabatan pendidikan tersebut setelah perbedaan politiknya dengan Marcos semakin dalam.

Dia juga dituduh memiliki kekayaan yang tidak dapat dijelaskan dan gagal melaporkan kekayaannya sebagaimana diharuskan oleh hukum. Dia menolak untuk menanggapi pertanyaan secara rinci dalam sidang yang menegangkan di televisi tahun lalu.

5. Berbeda Sikap dalam Penanganan Konflik Laut China Selatan

Pengaduan pemakzulan tersebut menuduh Duterte telah merusak kebijakan pemerintah Marcos, termasuk deskripsinya tentang penanganan pemerintah terhadap sengketa teritorial dengan Beijing di Laut Cina Selatan sebagai sebuah "kegagalan." Pengaduan tersebut juga menyebutkan kebungkamannya atas tindakan Cina yang semakin tegas di perairan yang disengketakan tersebut.

"Keengganan dan kebungkamannya yang nyata terhadap masalah Laut Filipina Barat, sebuah masalah yang menyerang inti kedaulatan Filipina, sangat bertolak belakang dengan kecerewetannya yang masalah lain,” kata petisi pemakzulan tersebut, menggunakan nama Filipina untuk perairan yang disengketakan tersebut.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
Sidang Pemakzulan Digelar,...
Sidang Pemakzulan Digelar, Nasib Wakil Presiden di Ujung Tanduk
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Eksepsi/Perlawanan Dokter...
Eksepsi/Perlawanan Dokter Tifa Dikabulkan Hakim: Bagaimana Nasib Perkara Ijazah Jokowi?
Purbaya Sebut Penyaluran...
Purbaya Sebut Penyaluran Bansos lewat Kopdes Arahan Langsung Prabowo
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved