Siapa Latifa al-Daroubi? Istri Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa yang Ikut Masuk ke Ka'bah
Kamis, 06 Februari 2025 - 03:30 WIB
loading...
A
A
A
Latifa al-Daroubi, yang juga dikenal sebagai Latifa al-Sharaa, dilaporkan lahir pada tahun 1984, menurut media berbahasa Arab.
Ia meraih gelar master dalam bahasa dan sastra Arab dan merupakan ibu dari tiga putra.
Meskipun ia telah menghadiri beberapa acara publik di masa lalu, ia jarang difoto, yang hanya meningkatkan minat terhadap Ibu Negara Suriah.
Kemunculannya baru-baru ini, termasuk pertemuan dengan delegasi perempuan Suriah dari AS dan ziarah umrah, menandakan peran publik yang semakin besar bagi al-Daroubi.
Baca Juga: Zionis Kobarkan Perang Saudara di Palestina
Abdul Hafiz Sharaf, anggota Koalisi Suriah-Amerika untuk Perdamaian dan Kemakmuran, mengatakan dalam sebuah wawancara media bahwa Latifa adalah "wanita muda Suriah yang mengenakan jilbab tetapi [tidak menutupi wajahnya]. Ia mengenakan pakaian khas wanita berhijab di Suriah, dan kehadirannya membuat banyak orang tertarik, terutama dengan senyum lembutnya yang menyambut hangat para peserta".
Ia meraih gelar master dalam bahasa dan sastra Arab dan merupakan ibu dari tiga putra.
2. Sangat Jarang Tampil ke Publik
Melansir The New Arab, keluarganya, klan al-Daroubi, berasal dari Al-Qaryatayn di Homs, dan saudara perempuannya dikatakan telah menikah dengan gubernur Damaskus saat ini, Maher Muhammad Marwan.Meskipun ia telah menghadiri beberapa acara publik di masa lalu, ia jarang difoto, yang hanya meningkatkan minat terhadap Ibu Negara Suriah.
Kemunculannya baru-baru ini, termasuk pertemuan dengan delegasi perempuan Suriah dari AS dan ziarah umrah, menandakan peran publik yang semakin besar bagi al-Daroubi.
Baca Juga: Zionis Kobarkan Perang Saudara di Palestina
3. Dikenal sebagai Wanita Berkelas dan Elegan
Para peserta pertemuan delegasi AS minggu lalu menggambarkan Latifa sebagai "wanita berbudaya, berkelas, dan elegan", memuji kefasihannya, sikapnya yang tenang, dan pakaian tradisional Suriah, setelah muncul pertanyaan tentang apakah ia mengenakan niqab.Abdul Hafiz Sharaf, anggota Koalisi Suriah-Amerika untuk Perdamaian dan Kemakmuran, mengatakan dalam sebuah wawancara media bahwa Latifa adalah "wanita muda Suriah yang mengenakan jilbab tetapi [tidak menutupi wajahnya]. Ia mengenakan pakaian khas wanita berhijab di Suriah, dan kehadirannya membuat banyak orang tertarik, terutama dengan senyum lembutnya yang menyambut hangat para peserta".
4. Istri Satu-satunya Presiden Suriah
Reem al-Bazm, seorang aktivis Suriah yang menghadiri pertemuan delegasi, menggambarkannya sebagai "baik hati, tenang, cantik, percaya diri, dan terpelajar".Lihat Juga :