Elon Musk Sebut USAID Organisasi Kriminal, Terbongkar Jadi Alat Perang Ekonomi AS
Selasa, 04 Februari 2025 - 19:15 WIB
loading...
Kepala DOGE Elon Musk. Foto/tasnim
A
A
A
WASHINGTON - Di tengah kehebohan atas perkataan Kepala DOGE Elon Musk tentang USAID sebagai "organisasi kriminal," situs web pembocor rahasia terkemuka dunia telah menggali bukti langsung untuk mengonfirmasi hal tersebut.
Meski USAID mempromosikan dirinya sebagai lembaga yang mempromosikan "nilai-nilai demokrasi di luar negeri" dan memajukan "dunia yang bebas, damai, dan sejahtera," satu buku panduan Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) yang bocor menggembar-gemborkannya sebagai salah satu cara menerapkan "kekuatan ekonomi" untuk "membujuk musuh, sekutu, dan pengganti untuk mengubah perilaku mereka."
“Penempatan USAID di luar negeri dan misinya untuk melibatkan kelompok manusia menyediakan satu saluran untuk memanfaatkan insentif ekonomi dalam mendukung upaya perang nonkonvensional AS,” ungkap dokumen Perang Nonkonvensional Pasukan Khusus tahun 2008 seperti dibocorkan WikiLeaks.
"Penerapan langsung hibah USAID ke kelompok manusia tertentu dapat mengubah perilaku negatif atau memperkuat afirmasi positif," papar dokumen itu.
Dokumen Spec Ops itu juga memuji "Kerangka Penilaian Konflik" USAID sebagai alat yang efektif untuk menginformasikan "desain dan perencanaan tingkat programatik, operasional, dan taktis" untuk penggunaan militer.
Meski USAID mempromosikan dirinya sebagai lembaga yang mempromosikan "nilai-nilai demokrasi di luar negeri" dan memajukan "dunia yang bebas, damai, dan sejahtera," satu buku panduan Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) yang bocor menggembar-gemborkannya sebagai salah satu cara menerapkan "kekuatan ekonomi" untuk "membujuk musuh, sekutu, dan pengganti untuk mengubah perilaku mereka."
“Penempatan USAID di luar negeri dan misinya untuk melibatkan kelompok manusia menyediakan satu saluran untuk memanfaatkan insentif ekonomi dalam mendukung upaya perang nonkonvensional AS,” ungkap dokumen Perang Nonkonvensional Pasukan Khusus tahun 2008 seperti dibocorkan WikiLeaks.
"Penerapan langsung hibah USAID ke kelompok manusia tertentu dapat mengubah perilaku negatif atau memperkuat afirmasi positif," papar dokumen itu.
Dokumen Spec Ops itu juga memuji "Kerangka Penilaian Konflik" USAID sebagai alat yang efektif untuk menginformasikan "desain dan perencanaan tingkat programatik, operasional, dan taktis" untuk penggunaan militer.
Lihat Juga :