China Harusnya Tak Marah Indonesia Beli Rudal Supersonik BrahMos India

Selasa, 04 Februari 2025 - 11:41 WIB
loading...
A A A
"Namun demikian, posisi India seharusnya adalah bahwa hal ini tidak ditujukan terhadap negara ketiga mana pun dan merupakan untuk pertahanan Indonesia yang sah," paparnya.

Hal itu tidak mungkin menggagalkan proses normalisasi antara India dan China," imbuh dia.

Pencegahan Tanpa Konfrontasi


India dan Indonesia khawatir tentang meningkatnya aksi pamer kekuatan oleh China yang sedang bangkit, yang mendorong para analis untuk berpendapat bahwa "faktor China" memberikan dasar yang kuat bagi kerja sama keamanan bilateral.

Indonesia telah berulang kali berkonfrontasi dengan China atas Kepulauan Natuna, yang berada dalam zona ekonomi eksklusifnya. Namun, pulau-pulau tersebut juga diklaim oleh China, dan kapal penangkap ikan serta kapal penjaga pantai China telah memasuki zona tersebut.

Dalam beberapa minggu, delegasi pertahanan tingkat tinggi Indonesia diperkirakan akan mengunjungi India untuk melanjutkan diskusi tentang kerja sama pertahanan.

Anil Wadhwa, mantan diplomat India, mengatakan tren diversifikasi kemitraan pertahanan ini dari ketergantungan tradisional pada China seharusnya tidak dilihat sebagai pelanggaran terhadap lingkup pengaruh China yang dapat menyebabkan kemungkinan terjadinya ketegangan diplomatik.

"China telah aktif membantu Pakistan dalam mengembangkan kemampuan Angkatan Laut dan Angkatan Udara-nya melalui jet tempur F-17 yang diproduksi secara kolaboratif, dan telah memfasilitasi penjualan peralatan militer ke Bangladesh dan Sri Lanka serta Myanmar," kata Wadhwa kepada DW.

Wadhwa juga merujuk pada pembelian sistem rudal antikapal BrahMos senilai USD375 juta oleh Filipina pada tahun 2022.

"Sehubungan dengan usulan penjualan rudal BrahMos oleh India ke Indonesia dan sebelumnya ke Filipina, itu semua sebagai respons terhadap negara-negara ini yang mencari pencegah defensif terhadap agresi China di Laut China Selatan," katanya.

Dia menambahkan bahwa dalam situasi ini, India seharusnya tidak terlalu khawatir tentang reaksi China.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Ini Penyebab Dasar Laut...
Ini Penyebab Dasar Laut Filipina Terangkat 2 Meter akibat Gempa Dahsyat M7,8
Rekomendasi
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
Namanya Dicatut BEM...
Namanya Dicatut BEM Bersatu, FISIP Unas Tegaskan Tak Punya BEM Fakultas
Rahasia Kelam di Balik...
Rahasia Kelam di Balik Vila Terpencil dalam Microdrama The Villa Girl's Secret V+Short
Berita Terkini
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Infografis
Kwik Kian Gie, Ekonom...
Kwik Kian Gie, Ekonom yang Lantang Suarakan Indonesia Tak Boleh Tergantung IMF
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved