Rusia dan AS Kompak Tekan Ukraina Gelar Pemilu, Rezim Zelensky Panik

Selasa, 04 Februari 2025 - 09:35 WIB
loading...
A A A
"Saya melihatnya sebagai bukti pertama bahwa Trump dan Putin sepakat bahwa mereka ingin Zelensky lengser," katanya.

Kremlin tidak menjelaskan apakah negosiasi perdamaian bersyarat pada penyelenggaraan Pemilu Ukraina, atau urutan apa yang ada dalam pikiran Rusia, tetapi Moskow mengatakan hingga legitimasi politik ditetapkan, tidak ada kesepakatan akhir yang dapat disepakati.

Kellogg juga tidak menjelaskan dengan rinci tentang urutan Pemilu dan mengakhiri permusuhan.

Menurut laporan Reuters, Selasa (4/2/2025), Kellogg dan pejabat Gedung Putih lainnya telah melontarkan gagasan untuk mendesak Ukraina agar menyetujui Pemilu sebagai bagian dari gencatan senjata awal dengan Rusia.

Kellogg telah menjadi pendukung upaya mengamankan kesepakatan damai yang adil bagi Ukraina dengan menggunakan kekuatan Amerika untuk memengaruhi Moskow.

Dia berpendapat bahwa AS harus terus mengirimkan bantuan militer ke Ukraina dan memberikan jaminan keamanan kepada Kyiv untuk mencegah agresi Rusia lebih lanjut.

Namun, Ukraina saat ini tidak dapat menyelenggarakan Pemilu secara sah.

Berdasarkan konstitusi negara, Pemilu tidak dapat diadakan selama masa perang saat Ukraina berada di bawah darurat militer.

Zelensky mengumumkan keadaan darurat militer pada awal invasi Rusia skala penuh pada Februari 2022, yang menyebabkan penundaan pemungutan suara presiden dan Parlemen yang dijadwalkan tahun lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Kesal! Trump: AS Bayar...
Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia
Rekomendasi
Badan Gizi Nasional...
Badan Gizi Nasional dan Reduksi Orkestrasi Pemenuhan Gizi
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Premier Padel Valladolid...
Premier Padel Valladolid P2 2026 Tayang di VISION+, Cek Jadwal Lengkapnya
Berita Terkini
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved