Rusia dan AS Kompak Tekan Ukraina Gelar Pemilu, Rezim Zelensky Panik

Selasa, 04 Februari 2025 - 09:35 WIB
loading...
A A A
Pakar Pemilu juga meragukan kepraktisan dan kelayakan penyelenggaraan Pemilu karena negara tersebut tengah berjuang untuk bertahan hidup di bawah pengeboman terus-menerus—dan dengan sebagian besar penduduknya mengungsi di Ukraina atau di luar negeri.

“Ukraina harus menyelenggarakan Pemilu berikutnya pada saat negara tersebut dapat menjamin keamanan dan standar demokrasi Pemilu tersebut. Meskipun hal ini tidak dapat dijamin selama perang habis-habisan saat ini,” kata pakar Pemilu, Peter Erben dan Gio Kobakhidze dari International Foundation for Electoral Systems, sebuah lembaga nirlaba yang berkantor pusat di AS.

Meskipun demikian, Kellogg mengatakan Pemilu diperlukan di Ukraina.

Kellogg mengatakan Pemilu dapat berlangsung pada akhir tahun, terutama jika gencatan senjata dengan Rusia tercapai, tetapi menambahkan pemungutan suara seperti itu “perlu dilakukan".

Zelensky sebelumnya mengatakan Ukraina dapat menyelenggarakan Pemilu tahun ini jika pertempuran berakhir dan jaminan keamanan telah disetujui untuk mencegah Rusia dari permusuhan baru.

Pada akhir pekan, Zelensky memperingatkan agar AS dan Rusia tidak mengecualikan Kyiv dari negosiasi untuk mengakhiri perang.

"Mereka mungkin memiliki hubungan mereka sendiri tetapi berbicara tentang Ukraina tanpa kami—itu berbahaya bagi semua orang," imbuh dia.

Trump pada hari Minggu mengatakan para pembantunya sudah berunding dengan otoritas Rusia tentang mengakhiri perang.

"Kami akan berbicara, dan saya pikir kami mungkin akan melakukan sesuatu yang signifikan," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih. “Ini harus dihentikan," katanya lagi.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Hampir Setengah Warga...
Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump
Rekomendasi
Premier Padel Valladolid...
Premier Padel Valladolid P2 2026 Tayang di VISION+, Cek Jadwal Lengkapnya
Badan Gizi Nasional...
Badan Gizi Nasional dan Reduksi Orkestrasi Pemenuhan Gizi
Pakar Nilai Penggeledahan...
Pakar Nilai Penggeledahan Roy Suryo dan Dokter Tifa Sudah Sesuai Aturan
Berita Terkini
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved