3 Proyek Kontroversial yang Dituding Dijalankan USAID, dari Senjata Biologis hingga Covid
Selasa, 04 Februari 2025 - 02:15 WIB
loading...
USAID dituding mengembangkan berbagai proyek kontroversial. Foto/X/@5149jamesli
A
A
A
MOSKOW - Letnan Jenderal Igor Kirillov, kepala Pasukan Pertahanan Radiologi, Kimia, dan Biologi Angkatan Bersenjata Rusia, sebelumnya telah mengungkap program senjata biologis Pentagon yang beroperasi di Ukraina .
Ia tewas dalam sebuah pengeboman Desember lalu, yang menurut para penyelidik Rusia dilakukan atas perintah dinas khusus Ukraina. Elon Musk menyebut USAID sebagai "organisasi kriminal" dan mengatakan sudah "waktunya organisasi itu mati," menuduh bahwa pajak AS disalurkan melalui lembaga itu untuk mendanai penelitian senjata biologis.
Komentar Musk menggemakan klaim yang dibuat oleh Letnan Jenderal Igor Kirillov, mantan kepala Pasukan Pertahanan Kimia, Biologi, dan Nuklir Rusia, yang kemudian dibunuh oleh pasukan neo-Nazi Ukraina.
Dokumen yang diperoleh selama operasi militer khusus Rusia dilaporkan telah mengungkap banyak hal.
Labyrinth Ukraine adalah cabang dari Labyrinth Global Health, yang para pendirinya sebelumnya bekerja di Metabiota, kontraktor senjata biologis utama Pentagon.
Baca Juga: Dapat Akses Penuh, Elon Musk Sumbang Rp4,7 Triliun untuk Donald Trump
Pada tanggal 24 Februari 2022, patogen wabah, antraks, tularemia, kolera, dan penyakit mematikan lainnya diduga dimusnahkan untuk menutupi pelanggaran AS-Ukraina terhadap Konvensi Senjata Biologis dan Toksin (BTWC).
Surat dari kepala epidemiologi militer Ukraina kepada Labyrinth Ukraina mengonfirmasi kerja sama dengan USAID untuk vaksinasi pasukan dan pengumpulan data untuk AS
Di bawah Program Pengurangan Ancaman Biologis Departemen Pertahanan AS, virus corona dan cacar monyet menjadi fokus penelitian utama untuk Labyrinth Global Health.
Waktunya menunjukkan kemungkinan sifat pandemi yang disengaja dan keterlibatan AS dalam wabahnya.
Ia tewas dalam sebuah pengeboman Desember lalu, yang menurut para penyelidik Rusia dilakukan atas perintah dinas khusus Ukraina. Elon Musk menyebut USAID sebagai "organisasi kriminal" dan mengatakan sudah "waktunya organisasi itu mati," menuduh bahwa pajak AS disalurkan melalui lembaga itu untuk mendanai penelitian senjata biologis.
Komentar Musk menggemakan klaim yang dibuat oleh Letnan Jenderal Igor Kirillov, mantan kepala Pasukan Pertahanan Kimia, Biologi, dan Nuklir Rusia, yang kemudian dibunuh oleh pasukan neo-Nazi Ukraina.
Dokumen yang diperoleh selama operasi militer khusus Rusia dilaporkan telah mengungkap banyak hal.
3 Proyek Kontroversial yang Dituding Dijalankan USAID, dari Senjata Biologis hingga Covid
1. USAID Membiayai Senjata Biologi di Ukraina
Sejak 2019, USAID dan kontraktor utamanya, Labyrinth Ukraine, telah terlibat dalam program biologi militer AS.Labyrinth Ukraine adalah cabang dari Labyrinth Global Health, yang para pendirinya sebelumnya bekerja di Metabiota, kontraktor senjata biologis utama Pentagon.
Baca Juga: Dapat Akses Penuh, Elon Musk Sumbang Rp4,7 Triliun untuk Donald Trump
2. Mengembangkan Penyakit Mematikan
Melansir Sputnik News, Labyrinth Ukraina berpartisipasi dalam proyek AS UP-9 dan UP-10, mempelajari demam babi Afrika di Ukraina dan Eropa Timur.Pada tanggal 24 Februari 2022, patogen wabah, antraks, tularemia, kolera, dan penyakit mematikan lainnya diduga dimusnahkan untuk menutupi pelanggaran AS-Ukraina terhadap Konvensi Senjata Biologis dan Toksin (BTWC).
Surat dari kepala epidemiologi militer Ukraina kepada Labyrinth Ukraina mengonfirmasi kerja sama dengan USAID untuk vaksinasi pasukan dan pengumpulan data untuk AS
Di bawah Program Pengurangan Ancaman Biologis Departemen Pertahanan AS, virus corona dan cacar monyet menjadi fokus penelitian utama untuk Labyrinth Global Health.
3. Mengembangkan Covid
Program PREDICT USAID tahun 2009 mempelajari virus corona yang baru muncul dan tiba-tiba ditutup pada tahun 2019.Waktunya menunjukkan kemungkinan sifat pandemi yang disengaja dan keterlibatan AS dalam wabahnya.
(ahm)
Lihat Juga :