Dapat Akses Penuh, Elon Musk Sumbang Rp4,7 Triliun untuk Donald Trump

Minggu, 02 Februari 2025 - 19:31 WIB
loading...
Dapat Akses Penuh, Elon...
Elon Musk menjadi donor utama Donald Trump dengan menggelontorkan Rp4,7 triliun. Foto/X
A A A
WASHINGTON - CEO SpaceX dan Tesla Elon Musk adalah "penyumbang politik terbesar" dalam siklus pemilihan 2024. Dia menyumbang sedikitnya USD288 juta atau Rp4,7 triliun untuk pencalonan presiden Donald Trump.

Washington Post telah melaporkan, mengutip analisis dokumen baru Komisi Pemilihan Federal (FEC).

Trump menunjuk Musk untuk memimpin Departemen Efisiensi Pemerintah yang baru dibentuk, yang bertujuan untuk memangkas pengeluaran dan regulasi federal.

Dalam sebuah artikel yang diterbitkan pada hari Jumat, Washington Post mengatakan, "pengeluaran politik yang mengejutkan pada tahun 2024 oleh Musk" memperkuat pengaruhnya dalam jaringan politik Trump, dengan beberapa kritikus menyebutnya sebagai "wakil presiden de facto yang tidak dipilih."

BacaJuga: Drama dan Strategi Hamas Menata Diri

Pengeluaran politik Musk sebagian besar mengalir melalui America PAC, sebuah super PAC yang ia bantu dirikan untuk mendukung Trump dengan memobilisasi pemilih dengan jumlah pemilih yang rendah di negara-negara medan pertempuran utama. Kelompok tersebut mengumpulkan USD263 juta, yang didukung tidak hanya oleh Musk tetapi juga oleh sekutu dekatnya, termasuk anggota dewan Tesla Antonio Gracias, salah satu pendiri Palantir Joe Lonsdale, dan investor Sequoia Capital Shaun Maguire.

Menurut laporan yang mencakup periode dari 26 November hingga akhir tahun, Musk menyumbang USD11,2 juta pada 31 Desember, yang digambarkan sebagai "insentif petisi." Miliarder tersebut meluncurkan inisiatif tersebut pada bulan Oktober, menjanjikan “USD1 juta kepada seseorang di negara bagian yang masih belum jelas arah politiknya yang menandatangani petisi kami untuk mendukung kebebasan berbicara & hak untuk memanggul senjata.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Berita Terkini
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Infografis
Chronic Venous Insufficiency,...
Chronic Venous Insufficiency, Penyakit yang Diderita Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved