Iran Pamer Kota Rudal sebagai Kesiapan Hadapi Perang Baru dengan Israel

Minggu, 02 Februari 2025 - 20:24 WIB
loading...
Iran Pamer Kota Rudal...
Kota rudal akan menjadi andalan Iran dalam perang melawan Israel. Foto/IRNA
A A A
TEHERAN - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran telah mengungkap pangkalan bawah tanah baru, yang kabarnya terletak di suatu tempat di pesisir selatan negara itu.

Dijuluki 'kota rudal', fasilitas itu menampung puluhan peluncur rudal yang dipasang di truk, menurut sebuah video yang dipublikasikan oleh militer Iran pada hari Sabtu.

Sebuah video berdurasi dua menit memperlihatkan Panglima Tertinggi IRGC Mayor Jenderal Hossein Salami dan Kepala Angkatan Laut Laksamana Muda Alireza Tangsiri sedang memeriksa jaringan terowongan bawah tanah tempat peluncur rudal bergerak ditempatkan.

Menurut Tangsiri, pangkalan itu adalah rumah bagi rudal jelajah Qadr 380 Iran, yang dapat dikerahkan dan diluncurkan dalam waktu kurang dari lima menit. Rudal-rudal ini memiliki jangkauan lebih dari 1.000 kilometer dan dilengkapi dengan sistem antipengacau untuk melawan peperangan elektronik, kantor berita IRNA melaporkan.

Fasilitas yang dipamerkan pada hari Sabtu adalah pangkalan ketiga di Iran, menurut IRNA. Pada pertengahan Januari, Angkatan Laut IRGC mengungkap pangkalan rudal antikapal bawah tanah lainnya di sepanjang garis pantai Teluk Persia. Fasilitas serupa sebelumnya diungkapkan oleh Angkatan Udara IRGC pada 10 Januari, meskipun lokasi pastinya tidak diungkapkan.

Baca Juga: Drama dan Strategi Hamas Menata Diri

Iran mengatakan bahwa program rudalnya merupakan pencegah terhadap musuh seperti AS dan Israel. Selama inspeksi pada hari Sabtu, Salami menyatakan bahwa pengungkapan itu dimaksudkan untuk mencegah musuh Teheran membuat "salah perhitungan" yang dapat menyebabkan konsekuensi serius.

Sebelumnya pada bulan Januari, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memuji program rudal negara itu sebagai faktor penting dalam menghalangi ancaman asing. "Saya telah mengatakan berkali-kali dan sangat yakin bahwa jika bukan karena kemampuan rudal kami, tidak ada yang akan bernegosiasi dengan kami," kata Araghchi saat itu.

Araghchi berpendapat bahwa AS dan sekutunya hanya menanggapi kekuatan, dan kekuatan rudal Iran memaksa mereka untuk terlibat secara diplomatis daripada menggunakan kekuatan. Pernyataannya menyusul meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran, yang melibatkan serangkaian serangan jarak jauh antara kedua negara tahun lalu.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Perkenalkan Budaya Aceh,...
Perkenalkan Budaya Aceh, Peserta Audisi Miss Indonesia 2026 Tampil dengan Tari Ratoh Jaroe
Bidik Penguatan Basis...
Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Berita Terkini
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved