Perang Saudara Sudan Pecah di Pasar yang Ramai, 54 Tewas, 158 Terluka

Minggu, 02 Februari 2025 - 11:46 WIB
loading...
A A A
Baik RSF maupun tentara reguler telah berulang kali dituduh menargetkan warga sipil dan menembaki daerah permukiman tanpa pandang bulu selama perang saudara berlangsung.

Selain menewaskan puluhan ribu orang, perang ini telah menggusur lebih dari 12 juta orang dan menghancurkan infrastruktur Sudan yang rapuh, memaksa sebagian besar fasilitas kesehatan berhenti beroperasi.

Kamar Mayat Rumah Sakit Penuh Jasad


Sekretaris jenderal MSF Chris Lockyear berada di Rumah Sakit Al-Nao pada hari Sabtu, di mana dia mengatakan "kamar mayat penuh dengan jasad".

"Saya dapat melihat kehidupan pria, wanita, dan anak-anak tercabik-cabik, dengan orang-orang yang terluka tergeletak di setiap tempat yang memungkinkan di ruang gawat darurat sementara petugas medis melakukan apa yang mereka bisa," katanya dalam sebuah pernyataan.

Seorang relawan di rumah sakit mengatakan kepada AFP bahwa mereka menghadapi kekurangan yang sangat besar akan "kain kafan, donor darah, dan tandu untuk mengangkut yang terluka".

Rumah Sakit Al-Nao, salah satu fasilitas medis terakhir yang beroperasi di Omdurman, telah berulang kali diserang.

Menurut serikat dokter Sudan, satu granat jatuh "hanya beberapa meter jauhnya" dari rumah sakit.

Serikat tersebut mengatakan sebagian besar korban adalah perempuan dan anak-anak, dan meminta perawat dan dokter di daerah tersebut untuk pergi ke rumah sakit guna mengatasi "kekurangan staf medis yang parah".

Pertempuran di ibu kota terjadi beberapa minggu setelah tentara reguler melancarkan serangan di seluruh Sudan tengah, merebut kembali ibu kota negara bagian Al-Jazira, Wad Madani, sebelum mengarahkan pandangannya ke Khartoum.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Dramatis, Korban Gempa...
Dramatis, Korban Gempa Venezuela Dievakuasi Hidup-hidup Setelah 8 Hari Tertimbun
Iran Berduka! Trump...
Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei
Rekomendasi
SPMB PJJ Diresmikan,...
SPMB PJJ Diresmikan, Siap Jangkau Jutaan Anak Tidak Sekolah
Terungkap Alasan Roy...
Terungkap Alasan Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi soal Pasal Penetapan Tersangka
Bikin Bangga, Film Horor...
Bikin Bangga, Film Horor Terbaru Anggy Umbara World Premiere di Korea
Berita Terkini
Kilang Minyak dan Pangkalan...
Kilang Minyak dan Pangkalan Kapal Perang di St Petersburg Dihujani Drone Ukraina
Hadiri Pemakaman Khamenei,...
Hadiri Pemakaman Khamenei, Medvedev: Iran Atasi Cobaan dengan Bermartabat
Perusahaan Belgia Beri...
Perusahaan Belgia Beri Trump Cincin Emas dengan 321 Berlian usai Hapus Tarif
KKB Papua Tembak Mati...
KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam
Trump Terkejut Lihat...
Trump Terkejut Lihat Banyak Orang Tangisi Khamenei: Saya Pikir Orang-orang Membencinya
Rusia Bersiap Kirim...
Rusia Bersiap Kirim 20 Jet Tempur Su-35 untuk Iran
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved