Perang Saudara Sudan Pecah di Pasar yang Ramai, 54 Tewas, 158 Terluka

Minggu, 02 Februari 2025 - 11:46 WIB
loading...
A A A
RSF sejak itu tetap menguasai jalan antara Wad Madani dan Khartoum, tetapi pada hari Sabtu milisi yang bersekutu dengan tentara mengeklaim menguasai kota Tamboul, Rufaa, Al-Hasaheisa, dan Al-Hilaliya, sekitar 125 kilometer (77 mil) di tenggara ibu kota.

Kelompok tersebut, Pasukan Perisai Sudan, dipimpin oleh Abu Aqla Kaykal, yang membelot dari RSF tahun lalu dan telah dituduh melakukan kekejaman terhadap warga sipil baik selama masa jabatannya di RSF maupun sekarang di pihak tentara reguler.

Sudan tetap terpecah secara efektif, dengan RSF menguasai hampir seluruh wilayah barat Darfur yang luas dan sebagian besar wilayah selatan, dan tentara reguler menguasai wilayah timur dan utara negara tersebut.

Serangan Balik Tentara Sudan


Setelah berbulan-bulan mengalami kebuntuan di wilayah Khartoum yang lebih luas, tentara reguler telah mematahkan pengepungan RSF di beberapa pangkalan di ibu kota, termasuk markas besarnya, sehingga mendorong paramiliter tersebut semakin maju ke pinggiran kota.

Para saksi mata mengatakan pengeboman hari Sabtu di Omdurman dilakukan dari pinggiran barat kota, tempat RSF tetap menguasainya.

Itu terjadi sehari setelah komandan RSF Mohamed Hamdan Daglo bersumpah untuk merebut kembali ibu kota.

"Kami telah mengusir mereka (dari Khartoum) sebelumnya, dan kami akan mengusir mereka lagi," katanya kepada pasukan dalam pidato video yang langka.

Khartoum Raya telah menjadi medan pertempuran utama dalam hampir 22 bulan pertempuran antara tentara reguler dan RSF, dan telah berubah menjadi seperti sebelumnya.

Sebuah penyelidikan oleh London School of Hygiene and Tropical Medicine menemukan bahwa 26.000 orang tewas di ibu kota saja antara April 2023 hingga Juni 2024.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Tanggapi Surat Terbuka,...
Tanggapi Surat Terbuka, Putin Tolak Bertemu Empat Mata dengan Zelensky
Iran Serang Israel Lagi,...
Iran Serang Israel Lagi, Ledakan Guncang Yerusalem
Rekomendasi
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Berita Terkini
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved