Inggris setelah Brexit, Jadi Negara Adikuasa atau Makin Mundur?

Minggu, 02 Februari 2025 - 17:20 WIB
loading...
A A A
Meskipun telah dinegosiasikan selama lima tahun, rintangan hukum dan struktural ini masih belum terselesaikan, sehingga menciptakan jaringan tantangan ekonomi dan politik yang rumit.

3. Bidang Kerja Sama Inggris-UE yang Langka

Meskipun Brexit telah membebani hubungan ekonomi Inggris-UE, kerja sama keamanan dan pertahanan sebagian besar tidak terpengaruh.

Melansir Anadolu, Inggris, sebagai kekuatan NATO terkemuka dan pemain kunci dalam keamanan Eropa, terus bekerja sama erat dengan sekutu UE.

"Inggris dipandang sebagai penghambat integrasi pertahanan Uni Eropa, dan beberapa pihak memperkirakan penarikan diri Inggris akan mempercepat Kebijakan Pertahanan dan Keamanan Bersama (CSDP).

"Namun, bukan Brexit, melainkan perang di Ukraina dan ancaman dari Rusia yang mendorong kerja sama pertahanan Uni Eropa maju. Jika ada, peristiwa-peristiwa ini telah mendekatkan Inggris dan Uni Eropa," jelas Spatafora.

Meskipun tidak lagi menjadi sebagai salah satu mekanisme pertahanan UE, Inggris tetap menjadi sekutu militer Eropa yang kuat, terutama dalam dukungannya terhadap Ukraina dalam melawan agresi Rusia.

Kembalinya Presiden AS Donald Trump ke kursi kepresidenan AS juga menimbulkan kekhawatiran tentang stabilitas transatlantik, yang membuat kerja sama keamanan UE-Inggris yang lebih erat menjadi lebih mungkin.

4. Pengaturan Ulang Hubungan Brexit oleh Partai Buruh

Melansir Anadolu, Pemerintah Partai Buruh Inggris saat ini tidak bertujuan untuk membalikkan Brexit, tetapi memang mengupayakan hubungan yang lebih pragmatis dengan UE.

Meskipun bergabung kembali dengan pasar tunggal atau serikat pabean telah dikesampingkan, pemerintahan Starmer diharapkan untuk mengejar penyelarasan regulasi guna mengurangi gesekan perdagangan, kerja sama keamanan yang lebih kuat, dan perjanjian baru tentang mobilitas pekerja.

Namun, UE tetap berhati-hati. Meskipun Brussels terbuka untuk hubungan yang lebih erat, ada sedikit keinginan di antara negara-negara anggota untuk merundingkan kembali perjanjian-perjanjian besar.

Sementara penyesalan Brexit — "Bregret" — telah berkembang di kalangan masyarakat, bergabung kembali dengan UE adalah kemungkinan yang jauh, meskipun jajak pendapat menunjukkan semakin banyak warga Inggris merasa Brexit adalah sebuah kesalahan, terutama mereka yang lebih muda yang belum cukup umur untuk memilih pada tahun 2016.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Restoran Pizza Hut Dijual...
Restoran Pizza Hut Dijual Rp47,8 Triliun, Ini Pemilik Barunya
Rekomendasi
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Polisi Tahan 2 Tersangka...
Polisi Tahan 2 Tersangka Baru Kasus TPPU Tambang Emas Ilegal
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
5 Negara Terancam setelah...
5 Negara Terancam setelah Donald Trump Kembali Jadi Presiden AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved