Austria Jebloskan Seorang Komandan Hizbullah ke Penjara

Rabu, 02 September 2020 - 20:12 WIB
loading...
Austria Jebloskan Seorang...
Austria jebloskan seorang komandan Hizbullah ke penjara. Foto/Ilustrasi
A A A
WINA - Seorang komandan Hizbullah Lebanon yang menjalani pelatihan militer di Iran telah dipenjara selama sembilan tahun di Austria setelah dinyatakan bersalah atas tuduhan terorisme .

Pria berusia 41 tahun yang tidak disebutkan namanya itu dituduh sebagai anggota Hizbullah sejak 2006 dan untuk sementara waktu memimpin satu unit yang terdiri dari 60 pejuang di perbatasan Suriah. Surat dakwaan mengatakan dia juga merekrut 250 orang di atas usia 14 untuk bergabung dengan Hizbullah.

Sidang pengadilan menyatakan pria itu bukan hanya tokoh kecil di Hizbullah tetapi juga tokoh penting, seperti yang ditunjukkan oleh pelatihan ideologis yang ia jalani di Iran.

Beberapa informasi tentang keanggotaannya di grup diberikan oleh pria itu sebagai bagian dari permohonan suaka.

Setelah dinyatakan bersalah, pria tersebut melakukan protes dengan kekerasan dan membutuhkan tiga petugas polisi untuk mengawalnya keluar dari ruang sidang. Dia kemudian dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 2.300 Orang, Penyintas Krisis Makanan
Krisis Global Jadi Topik...
Krisis Global Jadi Topik Hangat Simulasi Sidang PBB di Bangkok, Delegasi Indonesia Mendominasi
Rekomendasi
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
Hydroplus Soccer League...
Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 Digelar di Kudus, 16 Tim Putri Berebut Gelar Musim Perdana
KPK: Kenaikan Gaji Kepala...
KPK: Kenaikan Gaji Kepala Daerah Tak Menjamin Bakal Bebas Korupsi
Berita Terkini
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved