Trump Tawarkan Pesangon 8 Bulan Gaji kepada Jutaan Pegawai Federal jika Mengundurkan Diri

Rabu, 29 Januari 2025 - 16:35 WIB
loading...
A A A
"Kami tidak dapat memberi Anda jaminan penuh mengenai kepastian posisi atau agensi Anda, tetapi jika posisi Anda dihilangkan, Anda akan diperlakukan dengan bermartabat," bunyinya.

Email tersebut menyusul pengumuman Trump sebelumnya bahwa karyawan federal yang telah bekerja dari jarak jauh sejak pandemi Covid akan diminta untuk kembali ke kantor lima hari seminggu.

Berbicara kepada CNN pada hari Selasa, Stephen Miller, wakil kepala staf Gedung Putih untuk kebijakan, mengatakan dua juta pekerja pemerintah "sangat condong ke kiri", menambahkan bahwa "penting" bagi Trump untuk "mengendalikan pemerintahan".

Trump berulang kali berjanji untuk memangkas ukuran pemerintah dan memangkas pengeluaran federal saat berkampanye.

Ia menugaskan Elon Musk dan Vivek Ramaswamy untuk memimpin badan penasihat yang berfokus pada pemangkasan regulasi, pengeluaran, dan jumlah pegawai dalam pemerintah federal. Ramaswamy telah meninggalkan "Departemen Efisiensi Pemerintah" (Doge).

Namun, email pada hari Selasa tersebut mirip dengan email yang dikirim ke karyawan Twitter, yang sekarang bernama X, pada akhir tahun 2022 setelah Musk membeli platform media sosial tersebut. Ia meminta tanggapan melalui email jika mereka ingin tetap bekerja di perusahaan tersebut.

Tawaran pembelian massal itu muncul di penghujung hari yang terkadang kacau di Washington, menyusul memo yang dikeluarkan Trump yang mengatakan bahwa ia akan menghentikan sementara hibah federal, pinjaman, dan bantuan lainnya.

Seorang hakim distrik menangguhkan perintah tersebut - yang awalnya akan mulai berlaku pada Selasa sore - hingga Senin depan.

Beberapa jam sebelum keputusan itu, terjadi kebingungan yang meluas mengenai program dan organisasi federal mana yang akan terdampak. Gedung Putih berulang kali berusaha meredakan kekhawatiran bahwa pembayaran Jaminan Sosial dan akses Medicaid dapat terganggu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Wow, Putin Ngobrol dengan...
Wow, Putin Ngobrol dengan Presiden Belarusia Lukashenko 24 Jam Lebih
Rekomendasi
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
Purbaya Isyaratkan Marketplace...
Purbaya Isyaratkan Marketplace Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli 2026
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Berita Terkini
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Infografis
Gaji Pokok Tentara Pakistan,...
Gaji Pokok Tentara Pakistan, Sersan Rp14 Juta Per Bulan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved