Yordania Kirim Bantuan Obat-obatan ke Gaza Lewat Udara

Rabu, 29 Januari 2025 - 14:15 WIB
loading...
Yordania Kirim Bantuan...
Bantuan kemanusiaan dari Yordania yang dimuat ke truk di bawah pengawasan tentara Israel, yang memasuki Jalur Gaza utara melalui Perlintasan Perbatasan Beit Hanoun (Eretz) pada 1 Mei 2024. Foto/Mostafa Alkharouf/Anadolu Agency
A A A
AMMAN - Angkatan Udara Yordania pada hari Selasa (28/1/2025) meluncurkan bantuan udara terbesar sejauh ini untuk membawa pasokan medis yang mendesak ke Gaza.

Langkah ini berdasarkan kesepakatan yang disponsori Amerika Serikat (AS) untuk meningkatkan pengiriman setelah gencatan senjata, menurut para pejabat.

“Operasi tersebut melibatkan 16 penerbangan helikopter sehari yang, pada awalnya, akan mengirimkan 160 ton pasokan medis penyelamat jiwa selama sepekan ke rumah sakit dan pusat medis,” ungkap pejabat militer, Reuters melaporkan.

Berdasarkan perjanjian yang disponsori AS, Israel telah mengizinkan Yordania mengirimkan bantuan ke lokasi yang ditentukan di dekat perbatasan Kissufim Israel dengan Jalur Gaza yang hancur.

Satu landasan helikopter di tempat yang terletak di area pusat yang menghubungkan bagian utara dan selatan daerah kantong itu akan membantu memfasilitasi pengiriman yang lebih cepat, menurut para pejabat bantuan.

Badan-badan PBB, yang dipimpin Program Pangan Dunia, kemudian akan mengirimkannya langsung ke pusat-pusat medis dan rumah sakit.

“Lebih banyak bantuan diperlukan untuk rakyat Palestina di Gaza. Ada keadaan kehancuran yang mengerikan. Ada kondisi penderitaan yang mengerikan yang dialami rakyat Palestina," ujar Menteri Negara Komunikasi Yordania, Mohamed Momani, kepada wartawan di pangkalan udara tempat helikopter Black Hawk lepas landas.

Selama perang 15 bulan, PBB menggambarkan operasi kemanusiaannya sebagai oportunistik, menghadapi masalah dengan operasi militer Israel, pembatasan akses oleh Israel, dan penjarahan baru-baru ini.

Sejak kesepakatan gencatan senjata, Yordania telah mengirim tujuh konvoi darat dengan 540 truk melalui koridor di Tepi Barat yang diduduki Israel ke Gaza, menurut para pejabat.

"Di koridor udara ini kami mengirimkan bantuan mendesak yang dapat rusak karena diangkut dengan truk," papar Brigadir Jenderal Mustafa Al-Hayari.

Sekutu setia AS tersebut telah mengatur 147 konvoi yang terdiri dari 5.569 truk sejak konflik dan juga mempelopori 391 pengiriman udara oleh Angkatan Udara bersama koalisi negara-negara Barat dan Arab.

Raja Abdullah telah melobi Washington untuk mendesak Israel memperluas koridor bantuan dari Yordania agar bantuan dalam jumlah besar dapat segera disalurkan.

Raja tersebut mengatakan Israel harus disalahkan karena menunda bantuan dengan rintangan dan taktik menunda yang memperburuk keadaan kemanusiaan lebih dari 2 juta orang yang tinggal di daerah kantong tersebut.

Baca juga: Para Tentara Israel Menangis usai Tinggalkan Koridor Netzarim di Gaza
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Gempa Venezuela, Badan...
Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang
Rekomendasi
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Babak Pertama: Uruguay...
Babak Pertama: Uruguay vs Spanyol, Blunder Muslera Bawa La Furia Roja Unggul 1-0
Berita Terkini
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Infografis
Kabar 100 Warga Gaza...
Kabar 100 Warga Gaza Dikirim ke Indonesia Disangkal Kemlu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved