Israel Tangkap Tentaranya Sendiri karena Jadi Mata-mata Iran

Selasa, 28 Januari 2025 - 08:41 WIB
loading...
Israel Tangkap Tentaranya...
Pihak berwenang Zionis tangkap dua warga Israel, termasuk seorang tentara, karena menjadi mata-mata Iran. Foto/Ynet
A A A
TEL AVIV - Dua warga negara Israel, termasuk seorang tentara yang bertugas di pasukan pertahanan udara Israel, telah ditangkap karena dicurigai sebagai mata-mata Iran.

Polisi Israel dan Shin Bet (badan keamanan negara) mengatakan dalam sebuah pernyataan bersama pada hari Senin bahwa pihak berwenang telah menangkap dua warga negara Israel awal bulan ini karena dicurigai bekerja untuk agen Iran.

Pihak berwenang Israel mengidentifikasi kedua warga yang ditangkap sebagai Yuri Eliasfov dan Georgi Andreev.

Baca Juga: Khamenei Sangkal Iran Melemah, Tantang AS dan Israel

Eliasfov telah berhubungan dengan agen Iran dan melaksanakan tugas-tugas terkait keamanan di bawah arahan mereka dengan imbalan kompensasi finansial selama beberapa bulan.

Sedangkan Eliasfov telah menyemprotkan grafiti yang memuji pemimpin tertinggi pertama Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini, di berbagai lokasi.

Eliasfov juga diduga mentransfer materi rahasia ke agen Iran yang dapat diaksesnya selama dia bertugas di pasukan pertahanan udara Israel.

Polisi dan Shin Bet menambahkan dalam pernyataan mereka bahwa Eliasfov yang membawa Andreev ke dalam kelompoknya.

"Kedua warga negara Israel memahami bahwa mereka berhubungan dengan seorang agen Iran," bunyi pernyataan bersama tersebut.

Penyelidikan bersama polisi dan Shin Bet menunjukkan bahwa Iran mencoba merekrut warga Israel ke dalam jaringan mata-matanya melalui media sosial.

Israel telah menangkap puluhan warganya sepanjang tahun 2024, yang dituduh menjadi mata-mata Iran.

Israel menganggap Iran sebagai musuh utamanya, di mana Teheran telah menyerang negara Yahudi itu secara langsung dengan dua serangan udara berskala besar pada tahun 2024 dan telah mendukung organisasi militan yang beroperasi melawan Israel, termasuk Hamas di Gaza dan Hizbullah di Lebanon.

Pada bulan Oktober 2024, otoritas Israel mengatakan tujuh warga Israel telah ditangkap karena dicurigai menjadi mata-mata Iran. Saat itu, jaksa penuntut mengatakan para warga yang ditangkap telah melakukan ratusan misi atas nama Iran, termasuk mengintai lokasi dan pangkalan militer yang sensitif.

"Badan Keamanan Israel dan Kepolisian Israel sekali lagi memperingatkan warga dan penduduk Israel agar tidak terlibat dalam kontak dengan agen asing dan melaksanakan tugas untuk mereka," lanjut pernyataan bersama kedua lembaga tersebut.

"Kami akan mengambil tindakan hukum maksimal terhadap mereka yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Masyarakat didesak untuk terus melaporkan setiap kontak mencurigakan yang diterima dari sumber tak dikenal yang menawarkan pekerjaan atau berbagai tugas, terutama yang terjadi di platform media sosial," imbuh pernyataan polisi dan Shin Bet, yang dilansir Newsweek, Selasa (28/1/2025).
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Mengapa Gol Iran ke...
Mengapa Gol Iran ke Gawang Mesir Dianulir? Ini Penjelasan Aturan Offside di Piala Dunia 2026
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
Inilah Alasan XLSMART...
Inilah Alasan XLSMART Tanam Ratusan Menara 5G di IKN
Lima Korban SPPI dan...
Lima Korban SPPI dan Momentum Membenahi Program Bela Negara bagi Sipil
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
Berita Terkini
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved