Bagaimana Kondisi Rusia sebelum Revolusi?

Minggu, 26 Januari 2025 - 04:40 WIB
loading...
A A A
Selain itu, banyak pekerja sering pulang ke desa mereka selama beberapa minggu di musim semi, yang memungkinkan untuk berbagi keluhan di antara para petani dan pekerja kota. Dengan demikian, terdapat rasa ketidakpuasan yang sama di kalangan lapisan bawah masyarakat Rusia pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20.

Baca Juga: Rusia Respons Usulan AS untuk Akhiri Konflik Ukraina dalam 100 Hari

4. Kegagalan Pemerintahan Tsar Nicholas II

Melansir World Atlas, Pemimpin Rusia pada masa itu, Tsar Nicholas II, tidak berbuat banyak untuk meredakan ketidakpuasan dan, dalam banyak kasus, memperburuknya. Pada tahun 1894, ayah Nicholas, Alexander III, meninggal pada usia 49 tahun, meninggalkan pria berusia 26 tahun itu sebagai ahli warisnya.

Sama sekali tidak siap untuk memerintah kekaisaran daratan terbesar di dunia, Nicolas II bersikap bimbang dan tidak mampu mengenali perlunya reformasi sistemik. Pemerintahannya dimulai dengan tragis. Pada penobatannya tahun 1896, sebuah perayaan di ladang Khodynka menyaksikan sekitar 1.400 orang terinjak-injak hingga tewas.

Meskipun bukan salahnya, banyak petani percaya bahwa ini adalah pertanda buruk. Nicholas juga menolak bekerja sama dengan anggota aristokrasi yang lebih liberal dan berpikiran reformis, yang banyak di antaranya ingin membantu para pekerja dan petani. Semua ini berarti bahwa banyak orang berbalik melawan pemerintah sepenuhnya, mengobarkan semangat revolusioner di seluruh Rusia.

5. Kebangkitan Marxisme

Melansir World Atlas, Marxisme, sebagaimana dirumuskan oleh Karl Marx dan Friedrich Engels, menyatakan bahwa masyarakat ditentukan oleh basis materialnya. Basis ini dipisahkan menjadi dua kategori, kekuatan produksi (artinya bahan dan alat yang dimiliki seseorang untuk memproduksi sesuatu, seperti perkakas tangan, hewan peliharaan, dan kincir angin) dan hubungan produksi (cara proses produksi diatur, seperti perbudakan atau upah kerja).

Basis tersebut memunculkan suprastruktur, yang mencakup segala hal lain dalam masyarakat, termasuk politik, hukum, lembaga, dan budaya. Namun, basis material berubah seiring waktu, yang mengakibatkan kontradiksi antara suprastruktur dan basis material baru.

Hal ini kemudian mengarah pada revolusi yang menciptakan suprastruktur baru. Mengenai Eropa pada abad ke-19, Marx dan Engels percaya bahwa kapitalisme pada akhirnya akan dihapuskan dan digantikan oleh suprastruktur komunis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Wabah Parasit di Michigan...
Wabah Parasit di Michigan Meluas, Lebih dari 3.300 Orang Terinfeksi
Fantastis! Bangladesh...
Fantastis! Bangladesh Sita Harta Mantan Perdana Menteri Sheikh Hasina Rp112 Triliun
Rekomendasi
BNPB: Karhutla Landa...
BNPB: Karhutla Landa Tiga Daerah, Terparah di Banjarbaru Kalsel
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
Celuk Open 2026, Turnamen...
Celuk Open 2026, Turnamen Tenis yang Gaungkan Wellness
Berita Terkini
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved