Mohammed al-Tous yang Dijuluki Dekan Tahanan Palestina Akan Dibebaskan Israel

Sabtu, 25 Januari 2025 - 18:25 WIB
loading...
Mohammed al-Tous yang...
Mohammed al-Tous yang dijuluki Dekan Tahanan Palestina akan dibebaskan Israel. Foto/X/@Palestinecapti1
A A A
GAZA - Di antara tahanan Palestina yang akan dibebaskan oleh Israel adalah Mohammed al-Tous, yang telah menghabiskan waktu terlama di tahanan Israel.

Dikenal sebagai "dekan" tahanan di Tepi Barat yang diduduki, anggota Fatah berusia 69 tahun itu telah dipenjara sejak 1985 setelah otoritas Israel menuduhnya melakukan "operasi anti [Israel]".

Al-Tous diharapkan menjadi salah satu dari 70 tahanan yang dideportasi ke Mesir dan, dari sana, ke negara-negara seperti Aljazair, Tunisia, dan Turki.

Sementara itu, kelompok kedua berisi 200 tahanan Palestina akan dibebaskan pada hari Sabtu berdasarkan kesepakatan gencatan senjata Gaza dan pertukaran tahanan antara Hamas dan Israel.

Dalam sebuah pernyataan, Kantor Media Tahanan mengatakan bahwa tahanan yang akan dibebaskan akan mencakup 121 tahanan yang menjalani hukuman seumur hidup dan 79 tahanan dengan hukuman yang panjang.

Baca Juga: 4 Tentara Perempuan Israel yang Dibebaskan Tersenyum dan Melambaikan Tangan ke Warga Gaza

Ditambahkan bahwa 70 dari mereka yang menjalani hukuman seumur hidup akan dideportasi ke luar wilayah Palestina.

Menurut pernyataan tersebut, kelompok tahanan kedua akan mencakup 137 tahanan dari kelompok perlawanan Palestina Hamas, 26 tahanan dari kelompok Fatah, 29 tahanan dari Jihad Islam, tiga tahanan dari Front Palestina untuk Pembebasan Palestina (PFLP) dan satu tahanan dari Front Demokratik untuk Pembebasan Palestina (DFLP) di samping empat tahanan lainnya yang tidak berafiliasi dengan partai mana pun.

Sementara itu, juru bicara militer Israel Daniel Hagari telah memberikan pidato melalui video setelah pembebasan empat tentara wanita Israel di Gaza.

Hagari mengatakan "kami memberi hormat dan merangkul" para tentara yang dibebaskan dan keluarga mereka saat mereka bersatu kembali.

Ia juga berterima kasih kepada mediator internasional karena membantu mengamankan pembebasan mereka, khususnya AS, Qatar, dan Mesir.

Namun, "kami tidak dapat dan tidak akan melupakan 90 sandera, termasuk wanita, anak-anak, dan pria lanjut usia" yang masih ditawan di Gaza, kata Hagari.

Pejabat militer Israel itu juga menuduh Hamas gagal menghormati persyaratan yang disepakati untuk membebaskan tawanan, yang menurutnya mengharuskan kelompok itu untuk terlebih dahulu membebaskan semua tawanan sipil wanita. Beberapa dari wanita ini diyakini masih ditawan di daerah kantong itu.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved