6 Negara yang Menjadikan Isra Mi'raj sebagai Hari Libur Nasional
Jum'at, 24 Januari 2025 - 19:27 WIB
loading...
A
A
A
3. Brunei Darussalam
Brunei adalah salah satu negara di Asia Tenggara yang secara resmi menetapkan Isra Mi'raj sebagai hari libur nasional.
Sebagai negara Islam yang memberlakukan hukum syariah, Brunei sangat serius dalam memperingati peristiwa ini.
Pemerintah dan masyarakat mengadakan berbagai acara keagamaan, termasuk zikir, ceramah, dan doa bersama.
Acara resmi sering diadakan oleh pemerintah Brunei, dengan dihadiri oleh keluarga kerajaan dan pejabat tinggi.
Perayaan ini tidak hanya menjadi momen religius tetapi juga simbol kesatuan umat Islam di Brunei.
4. Uni Emirat Arab (UEA)
Di Uni Emirat Arab, Isra Mi'raj dikenal sebagai "Lailat al-Mi'raj" dan merupakan hari libur resmi. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah UEA telah membuat beberapa perubahan terhadap kalender libur nasionalnya, sehingga Isra Mi'raj kadang hanya dijadikan hari libur opsional.
Masyarakat UEA biasanya memperingati Isra Mi'raj dengan menghadiri masjid, mendengarkan ceramah agama, dan menghabiskan waktu bersama keluarga.
Beberapa acara komunitas juga diselenggarakan untuk menyebarkan pesan spiritual dan nilai-nilai Islam yang terkandung dalam Isra Mi'raj.
5. Bangladesh
Bangladesh adalah negara dengan mayoritas Muslim lainnya yang memperingati Isra Mi'raj sebagai hari libur nasional. Hari tersebut dikenal sebagai "Shab-e-Meraj," dan masyarakat Muslim di Bangladesh merayakannya dengan berbagai kegiatan keagamaan.
Seperti di Pakistan, umat Muslim di Bangladesh menghadiri masjid untuk salat dan zikir. Banyak keluarga juga berkumpul di rumah untuk berdoa bersama dan membaca Al-Qur'an.
Selain itu, ceramah tentang pentingnya salat dan makna Isra Mi'raj sering disampaikan oleh ulama setempat.
Lihat Juga :